Bisnis Franchise: Manfaat dan Keuntungannya untuk Pengusaha Pemula
16 Sep 2025
Jenis, manfaat, dan keuntungan bisnis franchise
Apa Inti Pembahasannya?
- Dengan bisnis franchise, kita bisa menjalankan usaha tanpa harus membangun dari nol karena sudah menggunakan brand, produk, dan sistem yang terbukti berhasil. Prosesnya juga lebih terstruktur, risiko lebih rendah, dan cocok untuk pemula yang ingin langsung mulai usaha.
- Dengan pelatihan, pemasaran, hingga operasional yang didukung franchisor, bisnis franchise membantu pengusaha fokus menjalankan usaha. Ditambah lagi, brand yang sudah dikenal membuat peluang mendapatkan pelanggan dan mencapai keuntungan jadi lebih cepat.
- Agar sukses, bisnis franchise tetap perlu riset pasar, analisis kompetitor, pemilihan lokasi strategis, serta perhitungan modal yang tepat. Tanpa perencanaan yang jelas, risiko seperti biaya tinggi atau persaingan ketat tetap bisa terjadi.
Wajib Tahu: Update! 5 Tren Bisnis 2026 untuk UMKM Agar Tak Kalah Saing
Ingin membuka usaha tanpa perlu repot memikirkan ide hingga strategi? Bisnis franchise wajib dicoba!
Franchise yang juga disebut waralaba adalah solusi cerdas dalam berbisnis yang terbilang "praktis". Dengan sistem bisnis yang sudah teruji dan brand yang dikenal, franchise menawarkan jalur usaha yang lebih terstruktur dan terprediksi dibandingkan membangun bisnis dari nol.
Oleh karena itu, franchise menjadi pilihan populer bagi para pengusaha, terutama pemula.
Bahkan, industri waralaba menunjukkan perkembangan konsisten dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 10%—15% sejak 2019, di samping kondisi ekonomi yang belum stabil.
Pada tahun 2021 sendiri, industri waralaba di Indonesia berkontribusi sekitar 1,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara, dengan sektor makanan dan minuman menyumbang 58,37% dan sektor ritel 15,31%.
Lantas, apa yang membuat bisnis franchise begitu menarik? Yuk, kita pelajari bersama di artikel di bawah ini! Jangan lupa di-scroll!
Apa Itu Franchise?
Menurut Permendag No. 71 Tahun 2019, franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh pihak tertentu untuk memasarkan barang dan/atau jasa berdasarkan perjanjian waralaba.
Secara sederhana, franchise adalah cara untuk memulai usaha dengan menggunakan merek dagang, produk, dan sistem bisnis dari perusahaan yang sudah mapan atau terkenal.
Bisnis ini bekerja dengan sistem badan usaha (franchisor) memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk menjalankan bisnis dengan menggunakan brand, produk, dan sistem operasional yang telah terbukti berhasil.
Sebagai franchisee, nantinya kita akan mendapatkan dukungan penuh dari franchisor dalam bentuk pelatihan, pemasaran, dan pengelolaan operasional, yang bisa mengurangi risiko kegagalan.
Dengan model bisnis ini, franchisee tidak perlu memulai usaha dari awal karena mereka sudah mendapatkan modal awal berupa sistem yang sudah terbukti sukses.
Bisnis franchise murah dapat menjadi awal bagi kita yang ingin memulai usaha tanpa risiko besar.
Baca Juga: Bisnis Franchise Vs Usaha Sendiri, Mana yang Lebih Untung?
Apa Saja Manfaat Bisnis Franchise?
Memulai usaha franchise memiliki berbagai manfaat yang menarik bagi banyak orang. Berikut ini beberapa manfaatnya!
1. Mendapat Pelatihan dan Dukungan Penuh
Salah satu keuntungan utama membuka franchise adalah pelatihan yang diberikan oleh franchisor.
Dengan pelatihan yang terstruktur, franchisee akan mendapat ilmu dan pemahaman yang jelas tentang cara menjalankan bisnis tersebut.
2. Pemasaran yang Terstruktur
Franchisor biasanya akan membantu franchisee dengan strategi pemasaran dan materi promosi.
Ini sangat bermanfaat untuk mengurangi biaya pemasaran dan membantu franchisee menarik lebih banyak pelanggan.
3. Mendapat Dukungan dari Franchisor
Selain pelatihan dan pemasaran, franchisee juga mendapatkan dukungan operasional dan logistik dari franchisor. Ini termasuk penyediaan peralatan, pengelolaan pasokan, serta bimbingan berkelanjutan untuk memastikan kelancaran operasional.
4. Mudah Mendapatkan Pembiayaan
Karena franchise memiliki reputasi dan sistem bisnis yang terbukti, biasanya perusahaan pembiayaan bank maupun non-bank lebih mudah memberikan pendanaan untuk franchisee dibandingkan dengan pengusaha independen.
Ini tentunya mengurangi hambatan finansial bagi pengusaha untuk memulai usaha.
5. Daya Beli yang Lebih Baik
Franchisee sering kali dapat membeli barang atau bahan baku dengan harga yang lebih murah berkat daya beli yang lebih besar dari jaringan franchise.
6. Keuntungan Lebih Cepat
Franchisee biasanya dapat mencapai titik balik modal lebih cepat karena sudah memiliki basis pelanggan yang setia dan brand yang terkenal.
Baca Juga: Ini 7 Ide Bisnis UMKM Penarik Cuan, Mana yang Paling Untung?
Apa Saja Jenis Franchise untuk Bisnis?
Ada beberapa jenis bisnis franchise yang dapat dipilih, tergantung pada model dan kebutuhan pasar.
Menurut laporan Invest in Asia, berikut lima jenis franchise yang paling umum.
1. Franchise Distribusi Produk
Jenis franchise ini diberikan hak untuk mendistribusikan atau menjual produk dari franchisor dalam wilayah tertentu.
Biasanya, jenis franchise ini ditemukan pada bisnis makanan dan minuman, peralatan rumah tangga, hingga ritel.
2. Franchise Format Bisnis
Jenis franchise yang paling umum, di mana franchisor memberikan sistem bisnis lengkap kepada franchisee.
Franchisee akan mendapatkan panduan tentang produk, pemasaran, teknologi, dan dukungan operasional yang komprehensif.
Contoh bisnis franchise jenis ini adalah restoran cepat saji dan salon.
3. Franchise Konversi
Pada franchise konversi, bisnis yang sudah ada akan mengadopsi sistem dan merek dagang dari franchisor.
Biasanya, bisnis seperti hotel, restoran, atau pusat kebugaran menggunakan jenis franchise ini untuk meningkatkan daya saing.
4. Master Franchise
Master franchise memberikan hak kepada franchisee untuk mengembangkan dan sub-franchise di wilayah tertentu.
Master franchisee juga bertanggung jawab untuk menemukan dan melatih franchisee lain dalam area yang ditentukan. Model ini sering digunakan pada bisnis real estate atau layanan kebersihan.
5. Co-Branding Franchise
Dalam co-branding, dua merek atau lebih bekerja sama untuk membuka satu unit franchise.
Ini memungkinkan franchisee menawarkan produk atau layanan yang saling melengkapi dalam satu lokasi. Misalnya, toko serba ada yang bekerja sama dengan restoran cepat saji.
Baca Juga: 5 Alasan Pentingnya Pembiayaan Modal Usaha UMKM
Apa Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Franchise?
Setiap jenis usaha memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, begitu juga dengan bisnis franchise. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu Sobat pertimbangkan:
Kelebihan
- Bantuan Bisnis: Sebagai franchisee, kita mendapatkan bantuan lengkap dari franchisor, termasuk sistem bisnis yang sudah terbukti, pelatihan, pemasaran, serta dukungan operasional yang membuat bisnis berjalan lebih mudah.
- Merek yang Dikenal: Salah satu keuntungan terbesar dari membuka franchise adalah pengakuan merek. Pelanggan sudah mengenal merek tersebut dan ini akan menarik pelanggan lebih mudah dan cepat serta meningkatkan keuntungan.
- Daya Beli Lebih Baik: Karena tergabung dalam jaringan besar, franchisee bisa mendapatkan barang atau bahan baku dengan harga yang lebih murah.
- Tingkat Kegagalan Lebih Rendah: Tingkat kegagalan franchise lebih rendah dibandingkan dengan bisnis independen karena telah terbukti berhasil di berbagai pasar.
- Risiko Lebih Rendah: Dengan adanya sistem yang sudah terbukti, risiko kegagalan menjadi lebih kecil dibandingkan memulai bisnis dari nol.
Kekurangan
- Investasi Awal yang Besar: Biaya untuk membeli franchise bisa sangat mahal, termasuk biaya franchise, peralatan, dan inventaris awal. Oleh karena itu, kita harus melakukan riset terkait jenis franchise yang sesuai dengan budget.
- Kontrol Bisnis Terbatas: Franchisee harus mengikuti sistem dan pedoman yang telah ditetapkan oleh franchisor, yang bisa membatasi kebebasan dalam pengambilan keputusan.
- Ketergantungan pada Franchisor: Jika franchisor menghadapi masalah finansial atau reputasi buruk, hal ini bisa berdampak pada bisnis Franchisee.
- Reputasi Brand: Reputasi merek franchise yang besar dapat membawa keuntungan, tapi juga bisa menjadi masalah jika merek sedang dihadapi masalah karena tentunya akan berdampak pada bisnis franchisee dan pelanggan.
- Pembagian Keuntungan: Franchisee harus membayar royalti atau biaya lainnya kepada franchisor, yang dapat mengurangi tingkat keuntungan.
Baca Juga: 6 Cara Memilih Bisnis Franchise yang Menguntungkan
Bagaimana Cara Memulai Bisnis Franchise?
Memulai bisnis franchise memang terlihat lebih praktis dibanding membangun usaha dari nol, tapi tetap ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan memulainya. Berikut tahapan yang bisa diikuti:
1. Riset Franchise Secara Mendalam
Langkah pertama yang tidak boleh kita lewatkan adalah memahami dulu apa itu franchise dan bagaimana sistemnya bekerja.
Setelah itu, lakukan riset terhadap brand atau usaha franchise yang ingin dijalankan. Perhatikan beberapa hal seperti:
- Jenis produk atau layanan
- Reputasi franchisor
- Biaya awal dan tambahan
- Potensi keuntungan
Tak hanya riset tentang franchise, kita juga harus cari tahu jenis dan bidang franchise apa yang paling cocok dengan minat kita.
Pilih usaha franchise yang sesuai dengan kebutuhan dan memiliki prospek pasar yang jelas.
Misalnya, jika lokasi berada di area padat penduduk, maka franchise di bidang yang memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makanan atau minuman atau laundry bisa menjadi pilihan yang relevan.
2. Analisis Kompetitor di Sekitar Lokasi
Riset kompetitor menjadi langkah wajib setiap kita akan memulai usaha apapun, termasuk franchise. Ini agar usaha kita bisa bertahan di tengah persaingan.
Saat riset kompetitor, perhatikan hal-hal berikut:
- Harga produk
- Kualitas layanan
- Strategi pemasaran
- Lokasi usaha pesaing
Dari hasil riset ini, kita bisa menemukan celah untuk membuat usaha lebih unggul. Misalnya, menawarkan harga lebih kompetitif atau pelayanan yang lebih cepat.
3. Cek Peluang Pasar
Setelah riset kompetitor, kita juga perlu memastikan bahwa peluang pasar pada jenis franchise yang kita pilih masih terbuka.
Jangan sampai membuka usaha di lokasi yang sudah terlalu banyak dengan jenis bisnis serupa.
Dalam tahap ini, pertimbangkan hal-hal berikut:
- Pilih lokasi dengan kebutuhan tinggi
- Hindari area dengan terlalu banyak kompetitor sejenis
- Sesuaikan dengan target konsumen
Langkah ini penting agar bisnis franchise yang kamu pilih tetap punya potensi berkembang.
4. Hitung dan Pahami Seluruh Biaya
Banyak yang mengira franchise hanya soal membeli lisensi, padahal ada beberapa komponen biaya lain yang harus dipersiapkan.
Beberapa biaya yang perlu diperhatikan:
- Franchise fee (biaya awal)
- Royalti
- Biaya operasional (sewa, gaji, dll)
- Biaya pemasaran
Jenis-jenis biaya di atas belum mencakup semuanya, jadi kita harus memiliki dana yang cukup, termasuk cadangan untuk beberapa bulan awal.
Sobat dapat mengajukan pembiayaan modal usaha untuk mendukung kebutuhan modal, seperti di SMS Finance.
SMS Finance menyediakan pinjaman jaminan BPKB mobil untuk segala kebutuhan, termasuk modal usaha, dengan proses yang mudah dan cepat.
Ayo ajukan pembiayaanmu sekarang juga sebelum menyesal dengan klik di sini!
5. Pelajari Perjanjian Franchise dengan Teliti
Sebelum menandatangani kerja sama, pastikan kita benar-benar memahami isi perjanjian franchise.
Perhatikan hal-hal seperti:
- Hak dan kewajiban mitra
- Sistem royalti
- Penggunaan merek dan operasional
- Durasi kerja sama
Jika ada bagian yang kurang jelas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan pihak yang lebih berpengalaman, seperti pengacara, agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.
6. Tentukan Lokasi Usaha yang Strategis
Lokasi menjadi faktor penting dalam kesuksesan jenis usaha apapun, termasuk franchise.
Oleh karena itu, pilih tempat yang mudah diakses dan dekat dengan target pasar. Contohnya:
- Area sekolah atau kampus untuk franchise makanan dan minuman
- Kawasan perkantoran untuk retail
- Kawasan perumahan, apartemen, atau kost untuk laundry
- Lokasi dengan lalu lintas tinggi
Semakin strategis lokasi usaha, semakin besar peluangnya untuk mendapatkan pelanggan dan keuntungan!
7. Susun Rencana Bisnis yang Jelas
Sistem franchise memang sudah memiliki panduan operasional, tapi kita sebagai franchisee tetap perlu menyusun rencana bisnis sendiri.
Rencana ini berfungsi sebagai:
- Panduan pengembangan usaha
- Strategi menghadapi persaingan
- Alat untuk mengelola keuangan
Dengan perencanaan yang matang, kita bisa menjalankan bisnis franchise murah maupun skala besar dengan lebih terarah dan minim risiko.
FAQ - Pertanyaan Umum Terkait Bisnis Franchise
1. Franchise itu apa?
Franchise adalah cara untuk memulai usaha dengan menggunakan merek dagang, produk, dan sistem bisnis dari perusahaan yang sudah mapan atau terkenal. Nantinya, sistem badan usaha (franchisor) memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk menjalankan bisnis dengan menggunakan brand, produk, dan sistem operasional yang telah terbukti berhasil.
2. Apa keuntungan membeli franchise?
Bisnis franchise memberikan banyak keuntungan sampai kelebihan bagi pengusaha pemula atau franchisee, antara lain:
- Bantuan bisnis seperti system bisnis yang sudah terbukti, pelatihan, pemasaran, serta dukungan operasional
- Merek sudah dikenal sehingga menarik pelanggan lebih mudah
- Daya beli bahan baku bisa lebih murah karena tergabung dalam jaringan besar
- Tingkat kegagalan lebih rendah dibandingkan bisnis independent
- Risiko lebih rendah karena sistem bisnisnya sudah terbukti
3. Apakah franchise itu bagi hasil?
Ya, saat memulai bisnis franchise artinya kita harus harus membayar royalti atau biaya lainnya kepada franchisor, yang juga dapat mengurangi tingkat keuntungan. Klik di sini untuk informasi lengkap tentang jenis-jenis biaya franchise!
Baca Juga: 6 Jenis Pembiayaan Modal Usaha untuk Bisnis, Pilih yang Sesuai!
Sobat, bisnis franchise adalah salah satu cara yang efektif untuk memulai usaha dengan dukungan brand dan sistem yang telah terbukti sukses.
Dengan memilih franchise murah yang sesuai dengan minat dan kemampuan, kamu bisa meraih kesuksesan tanpa perlu memulai dari nol.
Meskipun ada beberapa tantangan, keuntungan yang didapatkan bisa jauh lebih besar dibandingkan dengan menjalankan bisnis independen.
Tertarik untuk memulai bisnis franchise ini? Ayo ajukan pembiayaan modal usaha Sobat ke SMS Finance!
Dengan BPKB mobil sebagai jaminan serta proses yang mudah dan cepat, bisnis impianmu bisa segera terwujud! Tenor fleksibel dan suku bunga rendah mulai dari 0,7% flat per bulan!
Yuk, jadikan bisnis impian menjadi kenyataan dengan klik di sini!
SMS Finance Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan