7 Ide Bisnis UMKM yang Bisa Jadi Inspirasi, Modal Ramping dan Laris Manis!
13 Jan 2025
7 Ide Bisnis UMKM yang Mancing Cuan
Apa Inti Pembahasannya?
- Ide bisnis UMKM berpeluang besar di Indonesia, terbukti dari jumlah pelaku usaha yang terus meningkat dan kontribusinya yang mencapai sekitar 62,3% terhadap PDB nasional. Dengan memilih ide usaha yang tepat, siapa pun bisa mulai membangun bisnis sendiri, bahkan dari skala kecil.
- Ada banyak ide bisnis UMKM yang bisa dicoba pemula, mulai dari kuliner, jasa titip (jastip), kerajinan tangan, budidaya tanaman hias, fashion, jasa laundry, hingga makeup artist. Masing-masing memiliki peluang pasar yang berbeda, jadi bisa disesuaikan dengan minat, kemampuan, dan modal yang kita miliki.
- Memulai ide bisnis atau ide usaha UMKM tidak selalu membutuhkan modal besar. Yang terpenting adalah kreativitas, konsistensi, strategi pemasaran yang tepat, serta kemampuan melihat peluang pasar agar usaha bisa berkembang dan menghasilkan cuan dalam jangka panjang.
Wajib Tahu: 5 Tren Bisnis Tahun 2026 yang Wajib Diketahui Pelaku UMKM
Dari tahun ke tahun, semakin banyak orang yang terjun ke bidang UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Mereka memutar otak untuk menemukan ide bisnis yang bisa laris di pasaran.
Akibatnya? Jumlah UMKM semakin bertambah. Per Oktober 2025 saja, jumlahnya telah mencapai 30,19 juta.
Tak hanya itu, pada kuartal pertama tahun 2025 saja, UMKM menyumbang hingga sekitar 62,3% pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Ini menunjukkan tingginya pertumbuhan UMKM di Indonesia.
Sobat tertarik untuk menghasilkan cuanmu sendiri? SMS Finance akan bantu tak hanya terkait modal, tapi juga ide bisnis UMKM yang wajib dicoba! Yuk, di-scroll!
Apa Saja Ide Bisnis UMKM yang Laris Manis?
1. Kuliner
Tak dapat dipungkiri, kuliner adalah salah satu bidang bisnis dengan prospek menjanjikan. Sebagai pelaku usaha kita bisa memulainya dari skala kecil dan menengah.
Faktanya, menurut laporan CNBC Indonesia, sampai tiga bulan pertama tahun 2024 sektor industri pengolahan non-migas didominasi oleh industri makanan dan minuman yang berkontribusi sebesar 39,91%, atau sekitar 6,47% dari total produk domestik bruto (PDB) Nasional.
Namun, dengan semakin tingginya persaingan di industri makanan dan minuman, Sobat harus berinovasi dan berkreativitas untuk menyajikan menu yang unik.
Ide-ide bisnis kuliner yang bisa dicoba antara lain:
- Katering atau rice box makanan sehat
- Frozen food
- Sambal kemasan
- Dessert box
- Ayam geprek
- Lauk-pauk atau warung tegal (warteg)
- Minuman kekinian (es teh solo, kopi, thai tea, matcha)
Selain itu, kita bisa berinovasi dengan rasa dan topping pada produk kuliner yang kita jual, seperti mie ayam, chili oil sampai donat berbagai rasa.
Ingin memulai usaha dengan praktis? Kita bisa mencoba dengan franchise dari berbagai merek kuliner yang tinggi peminatnya, misalnya fried chicken atau es teh solo.
Dilansir dari berbagai sumber, modal yang dibutuhkan untuk usaha kuliner tergantung pada skala bisnis yang dipilih. Kita bahkan bisa memulai dari ratusan ribu rupiah saja dan mempertimbangkan bisnis online untuk lebih menghemat modal awal.
2. Jasa Titip (Jastip)
Jastip adalah jenis bisnis yang dijalankan seseorang dengan membeli produk sesuai pesanan pelanggan. Umumnya, produk-produk ini berasal dari merek ternama atau yang tidak dijual di Indonesia.
Jastip menjadi solusi bagi mereka yang ingin membeli produk baru, tapi tak punya waktu untuk berbelanja langsung, malas mengantri, atau toko merek tersebut berada di luar kota atau bahkan luar negeri.
Contoh produk jastip yang diminati di Indonesia antara lain:
- Buku
- Aksesoris
- Skincare
- Makeup
- Fashion (pakaian, tas, sepatu, dll.)
- Alat elektronik atau gadget
- Album artis luar negeri (Amerika, Jepang, Korea, dll.)
Salah satu faktor penting dalam bisnis jastip adalah menggunakan platform promosi yang tepat, yaitu Instagram, TikTok, dan Whatsapp Business. Manfaatkan juga e-commerce seperti Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia untuk memperluas jangkauan pasar.
Sebagai pelaku jastip kita harus menjaga kepercayaan, kejujuran, dan kompetensi untuk menarik pelanggan dan meningkatkan kredibilitas. Gunakan foto asli, video unboxing, dan ulasan jujur
Selain itu, kita harus mengikuti perkembangan tren dan apa yang sedang viral di media sosial agar bisa tahu apa saja produk yang bisa kita jadikan sebagai produk jastip.
Sobat perlu tahu bahwa sistem kerja jastip terdiri dari dua, yaitu pre-order (PO) dan ready stock.
Sistem PO dinilai lebih aman karena kita baru membeli produk setelah adanya pesanan serta pembayaran dari pelanggan. Ini tak perlu modal lebih besar dan risiko rugi lebih rendah. Di sisi lain, sistem ready stock artinya kita tinggal menjual kembali produk yang sebelumnya sudah kita beli.
Dengan sistem PO, bisnis jastip ini bisa dimulai dengan modal kecil. Sebagai awal, modal utama yang dibutuhkan adalah untuk membeli barang, kuota internet, transportasi, dan pengemasan atau packing.
Butuh modal lebih untuk usaha? Jangan galau, ajukan pembiayaannya sekarang juga di SMS Finance.
Dengan BPKB mobil sebagai jaminan, kamu bisa mendapat tambahan modal usaha dengan tenor fleksibel dan suku bunga rendah mulai dari 0,7% flat per bulan! Segera ajukan di sini!
Baca Juga: 6 Ide Bisnis Kerajinan Tangan untuk Pemula: Modal Mini, Untung Maksimal!
3. Kerajinan Tangan
Sobat suka membuat kerajinan tangan seperti anyaman atau merajut? Jangan disia-siakan! Ini dapat menjadi ide bisnis UMKM yang menambah cuan.
Faktanya, Kementerian Perindustrian menyebutkan bagaimana Indonesia menguasai 1,25% pasar produk industri kerajinan. Ini juga terbukti dengan pasar kerajinan tangan Asia Pasifik yang memimpin industri global dengan jumlah pendapatan sampai 34,81%!
Tak hanya itu, anyaman bahkan menjadi salah satu produk kerajinana tangan yang paling banyak di-ekspor ke negara-negara Eropa seperti Belgia, Belanda, hingga Jerman.
Menurut berbagai sumber, berikut produk-produk kerajinan tangan yang paling laris:
- Aksesoris handmade
- Dekorasi rumah (anyaman keranjang, tempat tisu, hiasan dinding)
- Produk rajut (dompet, tas, baju, outer, beanie, bros, gantungan kunci)
- Lilin aromaterapi
- Jasa custom sepatu dan jaket
Sama seperti jenis usaha UMKM lainnya, bisnis kerajinan tangan butuh inovasi untuk tetap menarik minat pelanggan. Tampilkan keunikan dan kualitas produk yang tidak ditemukan di UMKM lain.
Modal usaha untuk bisnis ini bergantung pada jenis kerajinan tangan yang dijual, mulai dari kerajinan dari benang, kain, kayu, tanah liat, hingga sabun dan lilin aromaterapi.
4. Budidaya Tanaman Hias
Ide bisnis UMKM selanjutnya adalah budidaya tanaman hias. Jenis usaha ini bisa dimulai dari rumah dan memiliki potensi pasar yang cukup besar.
Pasalnya, beberapa jenis tanaman hias memiliki nilai jual yang cukup tinggi, seperti bonsai, monstera, atau janda bolong yang harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Semakin besar ukuran daun dan semakin matang pertumbuhan tanamannya, semakin tinggi juga nilai jualnya. Inilah yang membuat budidaya tanaman hias sering dianggap sebagai salah satu ide bisnis yang cuan abis!
Bagi pemula yang ingin mencoba ide usaha budidaya tanaman hias ini, ada beberapa jenis tanaman yang relatif populer dan cukup mudah dirawat, di antaranya:
- Anggrek
- Tanaman sansevieria atau lidah mertua
- Sirih gading
- Kaktus
- Monstera
- Sri rejeki
- Spider plant
Setiap jenis tanaman memiliki karakteristik pertumbuhan yang berbeda, jadi metode perawatannya juga tidak bisa disamaratakan.
Kita harus berkomitmen untuk melakukan perawatan terbaik karena kualitas tanaman sangat menentukan harga jualnya. Jadi, penting untuk mempelajari cara budidaya yang tepat, mulai dari teknik penyiraman, pencahayaan, hingga pemupukan.
Selain itu, terus kembangkan kemampuan kita dalam perawatan tanaman hias ini. Kita bisa memperbanyak wawasan dengan mengikuti webinar, komunitas pecinta tanaman, atau bertanya langsung kepada orang yang sudah lebih dulu sukses menjalankan ide bisnis tanaman hias ini.
Selain itu, penting juga untuk paham cara mendapatkan bibit tanaman yang berkualitas serta menyiapkan media tanam yang sesuai agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Untuk memulai ide usaha budidaya tanaman hias, biasanya dibutuhkan modal sekitar Rp1.000.000–Rp3.000.000 untuk membeli bibit, pot, media tanam, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Baca Juga: Ini Keuntungan dan Tips Buka Usaha Kuliner, Cuan Ngalir Terus!
5. Fashion
Ide bisnis UMKM selanjutnya adalah fashion, yang sama seperti kuliner merupakan salah satu sektor bisnis yang memiliki potensi besar.
Setiap tahun, selalu muncul tren fashion yang beragam sehingga membuka peluang luas bagi para pelaku UMKM untuk ikut bersaing.
Bagaimana memulainya? Untuk merintis usaha UMKM fashion dengan modal yang tidak terlalu besar, kita dapat memulai dengan mencari distributor atau konveksi pakaian yang tepat.
Meskipun belum memiliki merek ternama, banyak distributor lokal yang menawarkan produk berkualitas dengan harga terjangkau.
Jika belum yakin untuk membuka toko yang cukup besar, membuka toko kecil atau menjadi reseller melalui platform online dapat menjadi solusi.
Usaha UMKM yang viral di bidang fashion dan cukup diminati adalah pre-loved, yang masih populer di kalangan anak muda. Konsepnya hampir sama seperti thrifting, yaitu menjual barang bekas, tapi ada satu-dua perbedaan.
Jika sumber barang thrifting bisa datang dari mana saja bahkan luar negeri pre-loved berasal dari barang yang dirawat dengan baik oleh pemilik pertama sehingga kualitasnya pun masih bagus.
Jika kamu tertarik dengan bisnis UMKM fashion ini, pastikan untuk terus berkreasi dan mengembangkan strategi pemasaran yang tepat.
Kita pun dapat memanfaatkan e-commerce dan media sosial untuk memudahkan proses jual-beli dan menjangkau konsumen lebih luas.
6. Jasa Setrika dan Laundry
Bisnis laundry dan setrika masih menjanjikan keuntungan besar. Pertumbuhannya pun terlihat dalam skala besar.
Faktanya, bisnis laundry di kawasan Asia Tenggara menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) hingga 9,1% pada periode 2025 hingga 2030. Bahkan, Indonesia sendiri menjadi salah satu negara dengan bisnis laundry tertinggi di Asia Tenggara!
Ada beberapa jenis bisnis yang bisa dipilih untuk memulai ide usaha UMKM ini, antara lain:
- Laundry kiloan: jenis laundry yang paling umum, yaitu pelanggan membayar jasa pencucian berdasarkan berat pakaian an biasanya dihitung per kilogram.
- Laundry satuan: Pada model ini, biaya dihitung per potong pakaian. Biasanya digunakan untuk pakaian tertentu seperti jas, gaun, atau bahan yang lebih sensitif dan membutuhkan penanganan khusus.
- Laundry sepatu: Jenis usaha ini fokus pada pembersihan dan perawatan berbagai jenis sepatu. Layanan ini cukup diminati, terutama untuk sepatu sneakers atau sepatu berbahan khusus yang harus dibersihkan dengan metode tertentu.
- Laundry karpet dan gorden: Target pasarnya lebih luas, seperti pemilik rumah atau kantor yang memiliki barang berukuran besar dan sulit dibersihkan sendiri.
- Dry cleaning: Metode pembersihan pakaian menggunakan solvent kimia tanpa air. Biasanya digunakan untuk pakaian formal atau bahan yang memerlukan penanganan khusus.
- Coin laundry: Konsep ini memungkinkan pelanggan mencuci pakaian sendiri dengan menggunakan mesin cuci otomatis yang dioperasikan menggunakan koin atau sistem pembayaran tertentu.
Target pasar utamanya biasanya mahasiswa, penghuni kos, hingga pekerja kantoran. Karena itu, lokasi menjadi faktor penting. Pilihlah lokasi strategis seperti kawasan kos, apartemen, atau area perkantoran dapat membantu meningkatkan potensi omzet.
Dari sisi operasional, ada beberapa perlengkapan dasar yang perlu dipersiapkan untuk memulai usaha ini, seperti 2–3 mesin cuci, alat pengering, setrika, rak penyimpanan pakaian, deterjen, dan pewangi.
Selain peralatan, kualitas layanan juga menjadi kunci utama keberhasilan usaha. Pemilik bisnis perlu memastikan pakaian pelanggan benar-benar bersih, proses pengerjaan cepat, serta pelayanan yang ramah.
Jika kualitas layanan terjaga dengan baik, pelanggan yang puas biasanya akan merekomendasikan jasa tersebut kepada orang lain. Rekomendasi dari mulut ke mulut sering kali menjadi salah satu faktor yang membantu bisnis laundry berkembang lebih cepat.
Untuk memulai ide bisnis UMKM laundry, estimasi modal tergantung pada skala usaha, lokasi, serta merek peralatan yang digunakan. Namun, berdasarkan berbagai sumber, modal awalnya umumnya berkisar dari sekitar Rp5.000.000 hingga Rp50.000.000 atau lebih.
Baca Juga: Bongkar Ide Bisnis Laundry Kiloan, dari Cucian jadi Jutaan!
7. Makeup Artist (MUA)
Ingin dapat cuan dari kemampuan kita dalam ber-make up? Maka ide bisnis UMKM satu ini patut dicoba!
Jasa tata rias atau makeup artist termasuk bisnis yang tak ada matinya karena selalu dibutuhkan di acara-acara penting yang sering diadakan, seperti pernikahan, lamaran, wisuda, hingga pemotretan profesional.
Pendapatan menjadi MUA ini pun menggiurkan. Dilansir dari berbagai sumber, estimasi gajinya adalah satu juta per jam, sedangkan per bulannya sekitar Rp3.000.000—Rp5.000.0000. Untuk pemula, perkiraan tarifnya adalah Rp200.0000—Rp300.000 per orang.
Namun, angka-angka di atas tergantung dengan jenis make up sesuai kebutuhan acara serta seberapa baik kompetensi dan kemampuan kita.
Oleh karena itu, terus berlatih dan belajar tentang berbagai penampilan make up. Lalu, kita harus menyiapkan peralatan dan produk yang aman, higienis, dan berkualitas.
Saat ini banyak produk makeup lokal yang tak kalah saing dengan merek internasional, tapi lakukan riset sebelum memilih makeup yang akan digunakan dengan mencari ulasan terpercaya.
Kemudian, lakukanlah pemasaran melalui media sosial dan buat portfolio online yang akan meningkatkan kredibilitas bisnis. Sebagai awal, kita bisa meminta teman atau saudara sebagai model portfolio.
Jika masih belum yakin dengan kemampuan sendiri, kita dapat mengikuti kelas atau kursus makeup. Sebaliknya, yang sudah mahir dapat membuka kelas atau kursus serupa!
FAQ — Pertanyaan Umum Terkait Ide Bisnis UMKM untuk Pemula
1. Usaha apa yang tidak ada matinya?
- Kuliner
- Jasa titip (jastip)
- Kerajinan tangan
- Budidaya tanaman hias
- Fashion
- Jasa setrika dan laundry
- Makeup Artist (MUA)
2. Apa saja ide bisnis makanan yang wajib dicoba?
- Katering atau rice box makanan sehat
- Frozen food
- Sambal kemasan
- Dessert box
- Ayam geprek
- Lauk-pauk atau warung tegal (warteg)
- Minuman kekinian (es teh solo, kopi, thai tea, matcha)
3. Punya uang 20 juta usaha apa?
Ada banyak ide bisnis yang bisa dicoba dengan modal usaha Rp20.000.000, seperti kuliner (katering, frozen food, warung tegal), fashion, hingga jasa laundry.
Baca Juga: 6 Jenis Pembiayaan Modal Usaha untuk Pertumbuhan Bisnis
Sudah memiliki ide bisnis terbaik untuk usaha impian? Maka kini saatnya memperbesar potensinya dengan mengajukan pembiayaan modal usaha di SMS Finance.
SMS Finance mempunyai produk pinjaman dana tunai dengan jaminan BPKB mobil yang siap memenuhi semua kebutuhan usaha agar bisnis kamu makin naik kelas! Proses mudah, cepat, dan bunga rendah mulai dari 0,7% flat per bulan!
Tunggu apa lagi? Ayo bikin bisnismu makin keren dan berkembang di sini!
SMS Finance Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan