Login

7 Syarat Kredit Mobil Bekas, Aman dan Tanpa Ribet

17 Oct 2023

Syarat-syarat kredit mobil bekas yang harus diketahui agar pengajuan lancar

Apa Inti Pembahasannya?

  • Syarat kredit mobil bekas selalu dimulai dari hal dasar seperti status WNI, usia minimal 21 tahun hingga maksimal 60 tahun, serta kelengkapan dokumen seperti KTP, KK, slip gaji, NPWP, dan bukti penghasilan. 
  • Selain dokumen, pihak leasing akan menilai kemampuan bayar melalui penghasilan stabil, uang muka (DP) sekitar 5–30%, serta riwayat kredit di SLIK OJK. Semakin baik skor kredit dan stabil penghasilannya, semakin besar peluang pengajuan kredit mobil bekas disetujui.
  • Tidak hanya soal syarat awal, faktor seperti usia mobil (idealnya tidak lebih dari 15 tahun), pemilihan leasing yang berizin oleh Otoritas Jasa Keuangan, tenor kredit, sampai disiplin membayar angsuran tepat waktu juga sangat berpengaruh. Semua ini agar proses syarat kredit mobil bekas tetap aman, lancar, dan terhindar dari risiko penolakan atau masalah kredit di kemudian hari.

 

Wajib Tahu: Proses Kredit Mobil Bekas: Tahapan Lengkap Sampai Acc!  

 

Saat ini, mobil bekas sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang. Namun, tingginya harga mobil baru membuat orang beralih ke opsi kredit mobil bekas.

Pembiayaan atau kredit mobil bekas menjadi solusi agar bisa mempunyai mobil dengan cara mengangsur. Bagi sebagian orang, ini dianggap jauh lebih mudah daripada membeli secara tunai.

Namun, seperti yang disebut di atas, ada syarat-syarat yang perlu kita ketahui dulu agar tidak salah langkah. Yuk, kita simak!

 

Apa Syarat Umum untuk Kredit Mobil Bekas?

Sebelum mengajukan kredit mobil bekas, ada beberapa syarat dasar yang menjadi standar utama perusahaan pembiayaan.

Ketentuan ini digunakan untuk menilai apakah pemohon layak secara administratif, usia, dan finansial untuk mengambil pembiayaan kendaraan. Apa sajakah itu?

1. Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)

Syarat paling dasar saat ingin mengajukan kredit mobil bekas adalah status kewarganegaraan.

Pemohon kredit wajib berstatus WNI karena seluruh sistem pembiayaan di Indonesia mengikuti regulasi nasional.

Jika pasangan adalah WNA (Warga Negara Asing), pengajuan masih bisa dipertimbangkan selama pihak utama tetap berstatus WNI dan memenuhi ketentuan lainnya.

2. Memenuhi Batas Usia 

Usia adalah faktor penting dalam penilaian awal pengajuan kredit.

Umumnya, batas usia minimal adalah 21 tahun atau sudah menikah, karena dianggap sudah memiliki tanggung jawab finansial yang stabil.

Sementara itu, batas usia maksimalnya berada di kisaran 60 tahun pada akhir tenor kredit.

3. Lengkapi Dokumen Persyaratan

Kelengkapan dokumen menjadi bukti utama dalam proses verifikasi kredit mobil bekas. Dokumen ini digunakan untuk memastikan identitas dan kemampuan finansial pemohon.

Dokumen yang biasanya diperlukan meliputi:

  • Kartu Identitas (KTP atau SIM)
  • Kartu keluarga
  • Slip gaji
  • Bukti PBB, Rekening Listrik atau PDAM
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Untuk pemilik usaha, leasing akan meminta dokumen tambahan seperti izin usaha, surat domisili perusahaan, atau laporan keuangan untuk memastikan usaha berjalan aktif dan stabil.

4. Siapkan Uang Muka (Down Payment/DP)

Dalam pengajuan kredit mobil bekas, pemohon wajib membayar uang muka atau DP.

Besar DP biasanya ada di kisaran 5% hingga 30% dari harga mobil. Ini pun tergantung lagi pada kondisi kendarana, tahun produksinya, serta kebijakan dari leasing.

Semakin tinggi harga mobil, semakin besar DP yang harus disiapkan. Namun, kebijakan setiap leasing bisa berbeda, ada yang memberikan DP lebih rendah dengan syarat tertentu seperti tenor lebih panjang atau pilihan unit tertentu saja.

5. Mempunyai Skor Kredit yang Baik

Riwayat kredit menjadi salah satu faktor paling menentukan dalam proses persetujuan kredit mobil bekas.

Perusahaan pembiayaan atau leasing akan mengecek SLIK OJK untuk melihat catatan pembayaran pemohon di masa lalu.

Skor kredit dibagi menjadi beberapa kategori:

  • KOL 1: Lancar
  • KOL 2: Dalam Perhatian Khusus (DPK)
  • KOL 3: Tidak Lancar
  • KOL 4: Diragukan
  • KOL 5: Macet

Semakin baik skor kredit, semakin besar peluang pengajuan kredit disetujui.

Sebaliknya, riwayat tunggakan atau kredit macet dapat menurunkan potensi pengajuan diterima.

Ingin tahu lebih banyak tentang skor kredit dan cara pemutihannya? Baca selengkapnya dengan klik di sini! 

6. Memiliki Penghasilan yang Stabil

Stabilitas penghasilan juga menjadi faktor utama untuk melihat kemampuan seorang peminjam untuk membayar angsuran.

Perusahaan pembiayaan akan memeriksa status pekerjaan serta tingkat pendapatan pemohon setiap bulannya. 

Untuk karyawan, slip gaji biasanya menjadi bukti utama pemeriksaan di tahap ini. Sementara untuk pelaku usaha atau pekerja lepas, laporan keuangan atau bukti transaksi usaha akan digunakan sebagai dasar penilaian. 

Semakin stabil dan mencukupi penghasilan, semakin besar peluang pengajuan kredit mobil bekas kita disetujui. Namun, keputusan akhir tetap disesuaikan dengan faktor persyaratan lainnya.

7. Pilih Leasing yang Aman dan Terpercaya

Kunci dalam mengajukan kredit mobil bekas yang aman adalah memilih perusahaan leasing terpercaya.

Tahap ini memang agak sulit karena banyak penyedia pinjaman ilegal yang dapat menimbulkan risiko besar di kemudian hari, mulai dari suku bunga yang relatif tinggi, biaya administrasi besar, hingga tak adanya perlindungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Oleh karena itu, pilihlah perusahaan pembiayaan yang legal dan sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan agar keamanannya terjamin.

Untuk hal ini, kita bisa bertanya pada teman, rekan kerja, atau keluarga yang pernah kredit mobil bekas di perusahaan pembiayaan tertentu. Tanyakan pengalaman mereka selama proses kredit berjalan dan tanyakan setiap rincian biaya yang harus dibayar. 

 

Baca Juga: Ingin Pengajuan Pinjaman Kamu Auto Lolos? Ini Caranya!

 

Apa Saja Tips Agar Pengajuan Kredit Mobil Bekas Disetujui?

1. Jangan Pilih Mobil yang Terlalu Tua

Saat akan mengajukan pembiayaan atau kredit mobil bekas pastikan usia mobilnya tidak terlalu tua. 

Ada batas usia mobil bekas yang bisa diajukan untuk pembayaran kredit. Umumnya, batas usianya adalah sekitar 15 tahun.

Setelah itu, pilihlah mobil sesuai dengan budget dan kebutuhan. Apakah kamu butuh mobil berkabin luas untuk kebutuhan keluarga atau mobil kecil seperti city car untuk menerjang jalanan ibu kota?

Jika sudah mempunyai mobil pilihan, tinggal ajukan saja pembiayaannya ke SMS Finance.

Dengan produk pembiayaan mobil bekas Carfin SMS Finance, kamu bisa mendapatkan mobil impian dengan proses pembiayaan yang cepat, mudah, dan bunga rendah mulai 0,7% flat per bulan!

Tunggu apa lagi? "Kejar" mobil idamanmu sekarang juga dengan klik di sini!

2. Hitung Dulu Batas Anggaran yang Realistis

Sebelum mulai lirik-lirik mobil, sebaiknya hitung dulu kondisi keuangan.

Sebaiknya, angsuran bulanan tidak lebih dari 30% penghasilan bersih per bulan. Hal ini sederhana, tapi masih sering lupa diterapkan oleh orang-orang.

Contohnya, jika gaji Sobat Rp5.000.000, idealnya angsuran tidak lebih dari Rp1.500.000. 

Yang tidak kalah penting, jangan cuma hitung harga mobilnya saja. Ada biaya lain yang bakal rutin muncul setelah mobil di tangan, seperti bahan bakar, servis berkala, pajak kendaraan, dan asuransi.

Kalau ini tidak ikut diperhitungkan sejak awal, bisa-bisa di tengah jalan keuangan jadi keteteran.

3. Pahami Jenis Bunga dan Skema Cicilannya

Ini bagian yang sering disepelekan, padahal pengaruhnya besar banget ke total yang kamu bayar.

Ada dua jenis bunga yang biasa ditawarkan perusahaan pembiayaan mobil bekas, yaitu: 

  • Bunga flat: jumlah bunga sama setiap bulan, tidak berubah sampai lunas. Lebih mudah diprediksi.
  • Bunga efektif: dihitung dari sisa pokok yang belum dibayar, jadi bunga otomatis mengecil seiring berjalannya waktu.

Selain bunga, perhatikan juga soal tenor. Jika tenor panjang, artinya angsuran menjadi lebih ringan per bulan, tapi total bunga yang dibayar lebih besar. Sebaliknya, tenor pendek artinya angsuran bisa lebih berat, tapi lebih hemat di total keseluruhan.

Tidak ada yang lebih baik secara mutlak, akhirnya ini semua tergantung pada kondisi finansial dan prioritas Sobat!

4. Pilih Asuransi untuk Perlindungan

Salah satu hal yang tidak boleh kita lewatkan saat mengajukan kredit mobil bekas adalah penggunaan asuransi mobil. Ini agar selama masa kredit mobil ini akan terlindungi dalam asuransi ketika risiko buruk terjadi.

Untuk pembiayaan mobil bekas, biasanya asuransi tidak otomatis ikut dalam paket, berbeda dengan mobil baru. Jadi, pastikan kita sudah mengurus ini sebelum mobil dibawa pulang.

Umumnya, ada dua jenis asuransi yaitu All Risk yang menanggung semua risiko pada mobil dan Total Loss Only (TLO), yaitu  asuransi yang menanggung jika mobil hilang atau kerusakan di atas 75% saja. 

Pilih sesuai kondisi mobilnya. Mobil bekas yang masih relatif baru dan berharga tinggi disarankan pakai All Risk. Jika mobilnya sudah tua, TLO bisa jadi pilihan yang lebih ekonomis.

5. Manfaatkan Simulasi Kredit 

Hati-hati, Sobat! Jangan langsung deal hanya karena angsurannya kelihatan "masuk akal".

Coba gunakan fitur simulasi kredit untuk lihat gambaran lengkapnya, seperti berapa total yang harus kamu bayar, berapa bunganya, dan berapa lama tenornya.

Simulasi ini gratis dan bisa membantu kamu menghindari kejutan di kemudian hari.

Di SMS Finance, kamu bisa langsung coba simulasinya di situs resmi sebelum mengajukan pembiayaan. Klik di sini ya! 

6. Baca Kontrak Sampai Habis

Ini hal selanjutnya yang harus kita lakukan dengan penuh fokus dan kehati-hatian saat kredit mobil bekas.

Jangan tanda tangan sebelum baca seluruh isi perjanjian kredit. Hal-hal yang wajib dicermati antara lain besar denda keterlambatan, biaya administrasi tambahan, dan prosedur jika ada kendala pembayaran.

Jika ada poin yang kurang dimengerti, lebih baik tanyakan langsung pada petugasnya. Lebih baik bertanya untuk melindungi diri dari risiko finansial sebelum menyesal! 

7. Siapkan Dana Darurat

Hal ini sering disepelekan oleh banyak orang. Namun, sebenarnya apa manfaat dari menyiapkan dana darurat dalam proses kredit mobil?

Saat kredit mobil bekas, artinya kita berkomitmen membayar setiap bulan, baik saat kondisi keuangan sedang bagus maupun sulit.

Karena itu, dana darurat wajib ada sebelum kita mulai mengajukan kredit. Idealnya, jumlah dana iniminimal setara 3–6 kali pengeluaran bulanan.

Namun, ingat! Dana ini bukan untuk bayar cicilan, tapi untuk jaga-jaga jika tiba-tiba ada kebutuhan mendesak, seperti sakit, kena PHK, atau kebutuhan lain yang tidak terduga.

Dengan dana darurat yang aman, kita bisa tetap bayar cicilan tepat waktu dan skor kredit pun terjaga.

 

FAQ — Pertanyaan Umum Terkait Syarat Kredit Mobil Bekas

1. Apa saja syarat kredit mobil bekas?

  • Berstatus WNI
  • Memenuhi batas usia (21-60 tahun)
  • Lengkapi dokumen persyaatan (KTP, KK, slip gaji, bukti PBB, rekening listrik atau PDAM, dan NPWP)
  • Siapkan uang muka (DP)
  • Mempunyai skor kredit yang baik
  • Mempunyai penghasilan yang stabil

2. Berapa lama proses pengajuan kredit mobil?

Proses kredit mobil bekas di SMS Finance mudah dan cepat yaitu sekitar 3-4 hari.

3. Apa yang membuat pengajuan kredit mobil ditolak?

  • Persyaratan tidak lengkap atau kurang jelas
  • Skor kredit buruk di SLIK OJK
  • Nama rekening pencairan berbeda dengan nama peminjam
  • Penghasilan atau pekerjaan tidak stabil
  • Nomor telepon tidak aktif atau tidak dijawab
  • Gagal verifikasi data atau salah input

 

Baca Juga: Awas! Ini 5 Larangan Saat Sedang Kredit Mobil Bekas

 

Itulah 7 persyaratan kredit mobil bekas yang harus kita penuhi saat ingin mengajukan kredit mobil bekas di leasing atau lembaga perusahaan lainnya.

Bagaimana? Semua persyaratan sudah siap terkumpul? Kini ajukan pembiayaan mobil idamanmu ke SMS Finance.

Di SMS Finance, kamu bisa mendapatkan pembiayaan mobil bekas dengan proses mudah dan cepat. Tenornya pun fleksibel dan bunga rendah mulai 0,7% flat per bulan!

Jangan ragu-ragu, wujudkan mobil impianmu sekarang juga di sini.

SMS Finance Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan