Login

7 Syarat Ajukan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

15 Nov 2023

7 Syarat Ajukan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Mengajukan pinjaman jaminan BPKB mobil bisa menjadi solusi untuk mengatasi kebutuhan mendesak yang tiba-tiba datang, seperti biaya renovasi atap rumah saat musim hujan karena bocor hingga biaya pengobatan.

Selain pinjaman jaminan BPKB mobil, ada pula jenis pinjaman atau pembiayaan lainnya mulai dari pinjaman kartu kredit, koperasi,  hingga Kredit Tanpa Agunan (KTA).

PInjaman dengan jaminan BPKB mobil sendiri cukup banyak diminati. Pasalnya, plafon pinjamannya cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan KTA. Suku bunga-nya pun lebih rendah.

Tertarik mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB mobil ini? Berikut ada beberapa persyaratan yang harus diketahui terlebih dahulu agar pengajuan pinjaman dapat disetujui. Yuk, disimak!

 

1. Persyaratan Dokumen yang Harus Disiapkan

Sebelum mengajukan pinjaman jaminan BPKB mobil ada beberapa persyaratan dokumen yang harus Sobat penuhi, pastikan memiliki kelengkapan dokumen sebagai berikut:

  • Fotokopi KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah)
  • Fotokopi Kartu Keluarga/Surat Nikah
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi PBB minimal/sertifikat tanah/rekening listrik
  • Rekening koran minimal 3 (tiga) bulan sebelumnya
  • BPKB mobil

Dengan melengkapi daftar dokumen di atas, kita bisa mulai mengajukan pinjaman dengan jaminan kendaraan bermotor.

 

2. Informasi BPKB dan Mobil Harus Sesuai

Saat menggunakan BPKB mobil sebagai jaminan pinjaman, pastikan kondisi mobil sesuai dengan suratnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah nomor rangka dan nomor mesin yang harus sama dengan yang tertera di BPKB dan STNK.

Nomor mesin yang tidak sesuai dengan BPKB dapat menimbulkan masalah hukum atas tuduhan pencurian atau pemalsuan.

Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan secara seksama. Sobat bisa melihat nomor ini pada bagian sasis dan blok mesin kendaraan.

 

Baca Juga: Jaminan BPKB Mobil: Fungsi dan Manfaatnya untuk Pembiayaan

 

3. Periksa Kondisi Fisik Mobil

Langkah ketiga adalah kita perlu memerhatikan tahun keluaran dan fisik mobil, yang merupakan salah satu faktor penentu untuk persetujuan pinjaman.

Jika kamu belum tahu, beberapa perusahaan pembiayaan menerapkan aturan usia mobil paling tua yang bisa digunakan untuk syarat pinjaman BPKB mobil.

Umumnya, maksimal usia mobil yang bisa jadi jaminan adalah 1015 tahun dari tahun pengajuan.

Selain itu, semakin baik kondisi mobil, maka akan memberikan peluang lebih besar untuk disetujui serta jumlah plafon yang akan diberikan.

Sebaliknya, jika kondisi fisik mobil Sobat rusak parah atau sudah sering dimodifikasi, kemungkinan pembiayaan kamu disetujui pun kecil.

Selain tahun keluaran dan kondisi fisik, merek mobil juga perlu diperhatikan.

Pada umumnya, perusahaan pembiayaan menerima mobil untuk dijaminkan dari merek yang banyak peminatnya. Contohnya, merek Jepang seperti Honda, Toyota, hingga Mitsubishi.

 

4. Mematuhi Syarat dan Ketentuan

Jika sebelumnya kita sering melewatkan bagian syarat dan ketentuan saat mengunduh suatu aplikasi di handphone, hal yang sama tidak bisa dilakukan saat mengajukan pembiayaan.

Hal ini karena setiap perusahaan pembiayaan dengan jaminan BPKB mobil memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda untuk produk mereka.

Jangan buru-buru untuk menandatangani surat perjanjian pembiayaan tanpa membaca syarat dan ketentuannya. Baca satu persatu dengan seksama. Jika ada hal yang membingungkan, jangan segan untuk bertanya.

Pastikan juga untuk memilih perusahaan pembiayaan yang memiliki ketentuan tidak memberatkan dan proses yang mudah dan cepat, seperti SMS Finance.

Dengan BPKB mobil sebagai jaminan, Sobat bisa mengajukan pembiayaan untuk segala kebutuhan. Klik di sini untuk proses pengajuan yang praktis!

 

Baca Juga: Hindari 7 Kesalahan Berikut Saat Menjaminkan BPKB Mobil

 

 

5. Sesuaikan Nominal Pinjaman

Besaran nominal yang diajukan berkaitan langsung dengan beban angsuran yang akan kita tanggung setiap bulannya.

Oleh karena itu, pastikan untuk mengajukan pembiayaan sesuai kebutuhan sekaligus kondisi finansial.

Jika kita meminjam jauh lebih banyak dari kebutuhan, pastikan kita mampu membayar angsuran sampai lunas. Jangan sampai kita sulit membayar di tengah jalan karena besarnya jumlah dana pembiayaan yang diajukan.

Selain itu, nominal pinjaman juga ditentukan oleh mobil yang dijadikan jaminan. Kita akan mendapatkan pinjaman lebih besar jika mobil yang dijaminkan juga memiliki value yang tinggi.

 

6. Memiliki Riwayat Keuangan yang Baik

Setelah menyerahkan dokumen, pihak penyedia pinjaman akan melakukan pengecekan pada histori keuangan.

Pihak lembaga peminjaman akan mengecek histori keuangan Sobat melalui sistem yang bernama Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.

Jika sebelumnya kita pernah tidak melunasi pinjaman atau terlambat membayar, riwayat keuangan tidak akan sempurna dan menghambat proses pengajuan, bahkan berpotensi ditolak.

Oleh karena itu, pastikan Sobat selalu membayar tepat waktu dan melunasi setiap pinjaman yang diajukan agar histori keuangan tetap baik.

 

7. Pilih Perusahaan Pembiayaan yang Dapat Dipercaya

Ada banyak sekali penyedia pinjaman atau perusahaan pembiayaan yang bisa dipilih, tapi kita perlu berhati hati karena tidak semuanya legal dan terpercaya.

Meminjam dari penyedia pinjaman ilegal risikonya sangat tinggi, jadi sebisa mungkin hindari perusahaan yang terlihat mencurigakan.

Pilih perusahaan pembiayaan dengan jaminan BPKB, mobil yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena lebih terjamin keamanannya, seperti SMS Finance.

 

Baca Juga: 7 Hal Penting Sebelum Ajukan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil, Jangan Sampai Rugi!

 

Bagaimana? Siap untuk mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB mobil untuk memenuhi segala kebutuhan?

Untuk pendidikan, renovasi rumah, modal usaha, sampai liburan? Bisa! Ajukan saja pembiayaan kamu di SMS Finance. Proses mudah, cepat, dan bunga rendah mulai 0,7% flat per bulan!

Ayo segera ajukan pembiayaanmu dengan klik di sini.

SMS Finance Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan