10 Ide Jualan di Bulan Puasa: Modal Kecil, Cuan Selangit!
02 Mar 2026
10 Ide jualan bulan puasa
Apa Inti Pembahasannya?
- Ide jualan bulan puasa jadi peluang besar bagi pelaku usaha, bahkan yang baru mulai. Ini momen di mana antusiasme masyarakat meningkat, kebutuhan bertambah, dan hampir semua orang berburu makanan berbuka, sahur, hingga peralatan ibadah.
- Banyak pilihan usaha yang bisa dicoba, tapi tetap sesuai dengan modal dan kemampuan. Mulai dari takjil, katering, rebusan sehat, jajanan populer, sampai produk praktis seperti frozen food.
- Jika dikelola serius, bisnis Ramadan bisa berlanjut dan menjadi sumber pendapatan jangka panjang. Kualitas rasa, pelayanan, kemasan, dan strategi pemasaran akan menentukan apakah pelanggan hanya membeli sekali atau kembali lagi.
Wajib Tahu: 6 Jenis Pembiayaan Modal Usaha UMKM, Pilih yang Sesuai!
Sedang cari ide jualan bulan puasa? Sobat ada di tempat yang tepat!
Dengan bulan Ramadan yang akan datang, peluang bagi pelaku usaha terbuka lebar. Di momen ini, kebutuhan sehari-hari, makanan berbuka, hingga produk pendukung ibadah cenderung meningkat.
Pada tahun 2025 saja, 93% konsumen Indonesia sangat antusias menyambut momen Ramadan hingga total belanja mereka diperkirakan mencapai US$73 miliar atau sekitar Rp1.188 triliun!
Ini membuktikan daya beli masyarakat yang meningkat di bulan puasa. Tentunya, momen ini tak bisa disia-siakan bagi pelaku usaha baik bagi kamu yang baru mau mulai merintis!
Lalu, ide bisnis apa saja yang bisa dilakukan di bulan puasa mendatang? Yuk, cek selengkapnya di bawah ini!
Apa Saja Ide Bisnis di Bulan Puasa?
Dari berbagai macam takjil lezat hingga pakaian muslim yang trendy, berikut in ide-ide jualan yang bisa kamu coba sepanjang bulan puasa.
1. Es atau Minuman Segar
Takjil selalu menjadi salah satu ikon utama ide jualan bulan puasa, salah satunya adalah berbagai jenis minuman es yang segar.
Menjelang waktu berbuka, permintaan terhadap minuman ringan yang menyegarkan ini meningkat drastis. Harga yang terjangkau membuat jenis takjil ini disukai semua orang, tak terbatas oleh generasi atau usia.
Jenis-jenis minuman segar yang umum dijual:
- Es campur
- Es cincau
- Es cendol
- Es dawet
- Es lumut
- Es kuwut
- Es pisang ijo
- Es atau sup buah
Agar lebih kompetitif, kita dapat berinovasi dan menambahkan topping unik seperti durian, alpukat, atau ketan pada beberapa menu.
Sistem pre-order online juga membantu agar produk yang dijual cepat habis dan tak tersisa.
Dengan harga dimulai dari Rp10.000 per porsi, ide jualan ini sangat cocok untuk pemula. Target pasarnya sangat luas karena dikonsumsi hampir setiap hari selama bulan puasa!
2. Katering atau Lauk Pauk Matang
Katering dan lauk pauk matang menjadi solusi bagi banyak orang yang tidak sempat memasak menu buka dan sahur.
Ide jualan ini sangat relevan di bulan Ramadan karena faktor waktu dan kelelahan setelah beraktivitas seharian, terutama bagi mahasiswa atau pekerja kantoran.
Contoh menu sederhana yang diminati, misalnya:
- Ayam goreng ketumbar
- Tumis sayuran
- Sup ayam atau sup daging
- Orek tempe
- Perkedel tahu
- Sambal goreng kentang
- Oseng kacang panjang tempe
Kelebihan usaha katering Ramadan in adalah bisa dijual harian atau paket mingguan. Jika cocok dengan selera konsumen, biasanya mereka akan membeli lagi atau repeat order.
Target pasar bisa dimulai dari tetangga sekitar, lalu diperluas ke perumahan, kantor, pabrik, atau komunitas tertentu.
Tak hanya itu, Sobat. Ide bisnis catering ini bisa kita kembangkan setelah bulan Ramadan selesai. Artinya, potensi bisnis in bisa terus tumbuh dan makin besar!
Baca Juga: Usaha Kuliner: 6 Keuntungan dan Tipsnya Agar Cuan Ngalir Terus!
3. Aneka Rebusan (Kacang, Jagung, Ubi)
Selain gorengan, aneka rebusan memiliki target pasar tersendiri. Banyak konsumen yang mencari takjil sehat dan rendah minyak selama bulan puasa.
Aneka rebusan ini pun adalah ide jualan bulan puasa modal kecil yang aman karena bahan bakunya murah dan mudah didapat.
Produk rebusan yang bisa dijual:
- Kacang tanah rebus
- Jagung manis rebus
- Ubi rebus
- Pisang rebus
Harga jual berkisar Rp3.000–Rp5.000 per porsi. Dengan target pasar yang sangat luas, mulai dari orang tua hingga anak muda yang sedang menjaga pola makan, peluang lakunya tentu besar setiap harinya.
4. Kolak
Dari tahun ke tahun, pilihan takjil semakin banyak dan beragam. Namun, kolak tetap menjadi sajian klasik yang tak ada matinya!
Secara praktik, memulai usaha kolak tidak memerlukan keahlian bahkan modal yang terlalu tinggi.
Dengan pemahaman dasar tentang kualitas santan, komposisi gula, dan teknik memasak yang tepat, kita bisa menghasilkan rasa yang konsisten.
Bahkan, untuk jualan skala kecil, kita bisa memulai produksi awal dengan modal yang relatif ringan, bahkan di bawah Rp100.000 tergantung jumlah porsi yang ingin dijual.
Varian kolak yang mudah dijual dapat dimulai dari yang klasik atau tradisional, antara lain:
- Kolak pisang kapok
- Kolak biji salak
- Kolak labu kuning
- Kolak ubi ungu
- Kolak ketan pandan
- Kolak pisang cincau hitam
Selain sajian kolak klasik seperti di atas, kita bisa berinovasi dengan berbagai macam topping lainnya, seperti cincau, sagu mutiara, sampai kurma.
Tips untuk berjualan kolak ini antara lain:
- Beli santan, gula, dan bahan utama dalam jumlah grosir untuk menekan biaya produksi.
- Gunakan takaran resep yang konsisten agar biaya per porsi terkontrol.
- Hitung Harga Pokok Produksi (HPP) sejak awal agar penentuan harga jual tetap rasional dan menguntungkan.
Kolak termasuk ide jualan dengan perputaran cepat karena dikonsumsi hampir setiap hari saat berbuka. Jika kualitas rasa terjaga dan pelayanan rapi, peluang repeat order akan sangat besar!
Baca Juga: Mau UMKM Kamu Naik Kelas? Hindari 8 Kesalahan Ini!
5. Dimsum
Dimsum menjadi jajanan yang merakyat. Popularitas dimsum sebagai jajanan kaki lima membuatnya cocok dijadikan ide jualan makanan bulan puasa.
Pelaku usaha dapat membuat sendiri adonan dimsum dan menjualnya langsung dengan konidsi hangat. Kita juga bisa lebih meningkatkan potensi penjualan dengan menjadi reseller dimsum frozen.
Varian isi dimsum yang diminati:
- Ayam
- Udang
- Kepiting
- Keju mozzarella
Dengan harga Rp12.000–Rp20.000 per porsi, dimsum menargetkan konsumen yang ingin berbuka dengan makanan ringan, tapi cukup mengenyangkan.
6. Frozen Food
Ide jualan bulan puasa selanjutnya adalah frozen food, solusi untuk makanan yang praktis, tahan lama, dan mudah diolah kapan saja.
Target pasar frozen food ini sangat luas, dari keluarga di rumah, mahasiswa, sampai pekerja kantoran.
Mereka mengandalkan stok di freezer untuk menyiapkan sahur atau berbuka tanpa ribet. Cukup dipanaskan atau digoreng sebentar, makanan sudah siap disantap.
Lalu, apa saja produk frozen food yang bisa kita jual?
- Nugget: Praktis untuk lauk sahur, dapat divariasikan dari ayam, ikan, sampai sayuran.
- Rolade beku: Alternatif lauk selain gorengan yang lebih “effort”, tetapi tetap cepat dan praktis dimasak. Sebagai penjual, kita bisa mencoba berbagai variasi isian dan bumbu. Pastikan kamu punya ciri khas yang berbeda dari kompetitor!
- Paket makanan beku: Biasanya berisi lauk lengkap dalam satu kemasan. Targetnya jelas, yaitu konsumen dengan kesibukan tinggi yang ingin serba praktis.
- Chicken katsu: Mudah dipadukan dengan nasi hangat dan saus instan. Bisa jadi menu sahur maupun berbuka yang lezat tanpa ribet maupun proses panjang.
- Ayam ungkep beku: Sudah dibumbui, tinggal goreng atau panggang.
Bumbu masak beku: Cocok bagi konsumen yang tetap ingin memasak sendiri, tetapi lebih cepat. Bumbu rendang, opor, kari, atau kaldu sup termasuk yang banyak dicari.
Meski sederhana, bisnis ini perlu perhatian serius pada kualitas penyimpanan.
Pasalnya, produk beku sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Terlalu lama berada di temperatur ruang bisa menurunkan mutu bahkan membuat makanan tidak layak konsumsi.
Jika standar kualitas dijaga dengan baik, frozen food bisa menjadi salah satu ide jualan bulan puasa dengan potensi repeat order tinggi, bahkan terus berlanjut setelah bulan Ramadan selesai!
Baca Juga: 5 Cara Menarik Pembeli Saat Usaha Lagi Sepi: Ubah Strategi, Bukan Mimpi!
7. Kue Kering
Kue kering merupakan produk wajib menjelang Hari Raya. Permintaannya selalu meningkat drastis sejak pertengahan bulan Ramadan.
Jenis kue kering yang paling laris:
- Nastar
- Kastengel
- Putri salju
- Kue kacang
- Semprit
- Lidah kucing
- Pastel kering
- Keripik bawang
Penjualan dapat dilakukan secara online maupun offline, dengan kemasan toples atau hampers.
Sobat dapat mematok harga jual yang bervariasi, mulai dari Rp50.000 hingga Rp80.000 per toples, tergantung pada kualitas dan bahan.
8. Pakaian Muslim
Pakaian muslim selalu mengalami lonjakan penjualan selama bulan puasa hingga lebaran.
Faktanya, pakaian menjadi barang yang paling banyak dibeli pada momen lebaran, diikuti dengan peralatan beribadah, alas kaki, dan aksesoris.
Produk yang paling dicari saat bulan puasa antara lain:
- Gamis wanita
- Baju koko pria
- Setelan muslim
Menurut berbagai sumber, tren pakaian muslim wanita untuk momen lebaran 2026 adalah setelan rok dan gamis rompi lepas berbahan katun.
Umumnya, setelan rok dan gamis ini terbuat dari katun yang ringan, sejuk, dan mampu menyerap keringat. Rompi lepasnya pun berbahan Armani silk yang elegan.
Harga pakaian ini beragam, sekitar Rp100.000–Rp200.000 tergantung pada bahan dan kualitas.
Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Kualitas UMKM Agar Tak Kalah Saing di Pasaran
9. Perlengkapan Ibadah
Perlengkapan ibadah menjadi ide jualan bulan puasa yang sangat cocok dan relevan di momen Ramadan.
Produk yang bisa dijual:
- Mukena
- Sarung
- Sajadah
- Tasbih
- Al-Qur’an
- Buku keagamaan
- Amplop THR
Produk ini memiliki nilai fungsional dan emosional yang kuat. Selain itu, produk-rpdouknya dapat dijual secara online karena mudah dikemas dan memiliki target pasar yang jelas.
10. Parsel dan Hamper
Parsel dan hamper menjadi simbol berbagi di bulan Ramadan dan Hari Raya.
Isi hamper yang umum dijual antara lain:
- Buah-buahan
- Biskuit
- Sirup
- Makanan kaleng
- Kue kering
- Perlengkapan salat
Tak hanya makanan dan barang yang disebut di atas, kini beragam macam merek mulai berkreasi dan merilis hamper berisi cookies dan cake kekinian yang modern.
Dengan kreativitas dan kemasan menarik, usaha hampers berpotensi memberikan keuntungan besar, sekaligus membuka peluang bisnis lanjutan di luar bulan Ramadan.
Baca Juga: 7 Tips Pengelolaan Keuangan UMKM agar Cuan Ngalir Terus
Bulan puasa bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga peluang ekonomi yang sangat besar.
Dengan memilih ide jualan bulan puasa yang tepat disertai dengan perencanaan dan strategi pemasaran yang matang, kita bisa memulai bisnis dari skala kecil hingga berkembang lebih besar lagi.
Butuh dana untuk modal usaha? Ajukan pinjaman dana tunai di SMS Finance!
Dari pembiayaan konvensional sampai syariah, Sobat bisa mendapatkan pembiayaan modal usaha dengan jaminan BPKB mobil!
Proses mudah, cepat, dan tentunya transparan dan tanpa biaya tambahan seperti provisi hingga denda.
Ayo mulai bisnis di bulan puasa dengan klik di sini!
SMS Finance Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.