Login

Apa Itu QRIS? Kenali Jenis, Manfaat, dan Cara Buatnya untuk UMKM

21 Sep 2026

Menggunakan QRIS untuk bisnis UMKM

Apa Inti Pembahasannya?

  • Apa itu QRIS? QRIS adalah standar kode QR pembayaran dari Bank Indonesia yang memungkinkan pelaku usaha seperti UMKM menerima pembayaran digital dari berbagai aplikasi hanya dengan satu kode QR.
  • QRIS membantu UMKM membuat transaksi lebih cepat dan praktis, mengurangi kebutuhan uang tunai dan kembalian, memudahkan pencatatan keuangan, serta meningkatkan pengalaman pelanggan.
  • Untuk menggunakan QRIS, pelaku usaha perlu mendaftar melalui Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) berizin Bank Indonesia, melengkapi dokumen, melewati proses verifikasi, lalu mengaktifkan kode QRIS untuk menerima pembayaran.

 

Wajib Tahu: 8 Manfaat AI untuk UMKM, Inovasi Produk hingga Hemat Biaya

 

Dengan tingginya pertumbuhan digital, metode pembayaran di dunia UMKM semakin beragam. Mulai dari yang paling konvensional seperti tunai, transfer ATM, dan tentunya QRIS!

Selama beberapa tahun terakhir, QRIS memang menjadi salah satu metode pembayaran terpopuler di Indonesia.

Sampai Juli 2026 saja, sudah 45 juta total unit usaha yang menggunakan merchant QRIS. Total transaksinya pun mencapai 15 miliar!

Kalau kamu pelaku usaha yang belum mencoba metode ini dalam usaha, ini bisa menjadi saat yang tepat untuk memulai. Jangan sampai kesempatan mendapat pelanggan jadi mundur karena tidak melayani metode pembayaran QRIS.

Jika masih ragu, mari simak di bawah ini tentang seluk-beluk QRIS. Scroll ya!

 

Apa Itu QRIS?

QRIS adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard, yaitu kode QR pembayaran resmi yang dikembangkan Bank Indonesia untuk menyatukan berbagai metode pembayaran digital ke dalam satu kode QR saja.

Artinya, secara sederhana QRIS merupakan metode pembayaran yang cukup dilakukan dengan satu kode QR saja.

Konsumen bisa membayar dengan aplikasi apapun yang mereka punya, mulai dari dompet digital seperti OVO, DANA, ShopeePay, GoPay, sampai mobile banking BCA, BRI, Mandiri, atau BNI.

Dari tahun ke tahun, QRIS bukan lagi tren semata, melainkan sudah menjadi salah satu metode pembayaran yang paling diandalkan. Jangkauannya bahkan sudah lintas negara, kini bisa dipakai di Singapura, Malaysia, Thailand, China, Korea Selatan, hingga Jepang!

Di sisi lain, beberapa segmen pasar UMKM masih belum memprioritaskan opsi pembayaran ini. Mereka menganggap QRIS sebagai pelengkap, bukan kebutuhan utama.

Padahal berdasarkan data sebelumnya, dapat dilihat bahwa ini menjadi kebiasaan belanja di masyarakat yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

 

Baca Juga: 7 Tantangan UMKM yang Sering Terjadi dan Solusinya

 

Apa Saja Jenis-Jenis QRIS?

1. QRIS Statis

QRIS statis menggunakan kode QR yang tetap sama untuk setiap transaksi. Nominal yang dibayar juga ditentukan oleh konsumen.

Kode QR ini bisa ditemukan pada struk atau layar EDC dan cocok untuk bisnis kecil atau UMKM karena mudah digunakan dan biaya yang terjangkau.

2. QRIS Dinamis

QRIS Dinamis adalah jenis kode QR yang berbeda-beda untuk setiap transaksi. Jenis ini cocok untuk usaha dengan volume transaksi yang lebih tinggi dan nominalnya sudah ditentukan secara otomatis.

Umumnya, QRIS dinamis ini digunakan untuk perusahaan atau transaksi besar, misalnya restoran atau minimarket.

3. Centralized QRIS

Jenis Centralized QRIS lebih sering digunakan oleh perusahaan besar yang mempunyai banyak cabang.

QRIS jenis ini memiliki kode yang tetap, tetapi transaksi dan informasi pembayaran disimpan di server terpusat.

4. QRIS Multiple Payment

QRIS Multiple Payment memungkinkan pelanggan untuk menggunakan berbagai aplikasi pembayaran digital seperti Gopay, OVO, DANA, dan lainnya. Jenis QRIS ini sangat berguna bagi usaha yang ingin menawarkan beragam pilihan pembayaran.

5. QRIS Cross Payment

QRIS Cross Payment dibuat untuk memfasilitasi pembayaran internasional. Jenis QRIS ini sangat berguna untuk bisnis yang melayani pelanggan asing atau wisatawan.

6. QRIS Digital Wallet

QRIS Digital Wallet menggabungkan QRIS dengan dompet digital (e-wallet). Ini mempermudah transaksi non-tunai dan dapat diakses melalui aplikasi yang mendukung sistem QRIS.

7. QRIS Payment Gateway

QRIS Payment Gateway digunakan oleh bisnis online atau e-commerce yang ingin menerima pembayaran secara digital melalui website atau aplikasi.

 

Baca Juga: Gratis! Aplikasi Digital Ini Bakal Bantu Bisnismu Meroket

 

Apa Saja Manfaat QRIS untuk Bisnis?

1. Lebih Mudah dan Cepat

QRIS membuat proses pembayaran menjadi lebih praktis, cepat, dan tanpa kontak langsung dengan konsumen.

Dengan QRIS, konsumen cukup memindai kode QR untuk melakukan pembayaran dari aplikasi e-banking, m-banking, atau e-wallet pilihan mereka.

2. Transaksi Lebih Aman

QRIS memberikan perlindungan pada pelaku usaha dari pemalsuan uang. Dengan semua transaksi yang dilakukan secara digital, risiko menerima uang palsu juga bisa diminimalisir.

Sistem pembayaran yang terhubung langsung dengan aplikasi pembayaran pun menjadikan proses transaksi lebih aman dan cepat.

3. Mengurangi Penggunaan Uang Kecil

QRIS membantu UMKM mengurangi penggunaan uang tunai dan kembalian dengan nominal kecil.

Ini sangat memudahkan pelaku usaha dalam mengelola transaksi sehari-hari, mengurangi kerepotan saat memberikan kembalian, dan mengurangi biaya operasional kasir.

4. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Dengan menawarkan metode pembayaran QRIS, bisnis Sobat dapat memberikan pengalaman belanja yang lebih cepat, efisien, dan memuaskan.

Proses yang cepat dan aman membuat pelanggan merasa lebih nyaman dan puas. Ini bisa mendorong mereka untuk kembali berbelanja.

5. Pembukuan yang Lebih Mudah dan Rapi

QRIS secara otomatis mencatat transaksi pembayaran. Ini mempermudah kita sebagai pelaku usaha dalam proses pembukuan, termasuk saat memantau dan menganalisis setiap transaksi.

Kita juga tidak perlu lagi mencatat transaksi secara manual sehingga lebih efisien dan mengurangi risiko kesalahan dalam pencatatan.

6. Menarik Pelanggan Baru

QRIS dapat menarik lebih banyak pelanggan karena saat ini semakin banyak konsumen yang memilih pembayaran digital.

Dengan menawarkan pembayaran QRIS, Sobat juga membuka peluang untuk mendapatkan promo dan diskon dari aplikasi pembayaran, yang tentunya menarik lebih banyak pembeli.

 

Baca Juga: 7 Aplikasi AI Gratis untuk UMKM 2026: Hemat & Efisien!

 

Bagaimana Cara Membuat QRIS untuk Bisnis?

Cara membuat QRIS untuk usaha seperti UMKM tidak terlalu rumit, terutama dengan kemudahan akses online saat ini. Berikut langkah-langkahnya:

1. Siapkan Dokumen

Sebelum mendaftar QRIS, pastikan Sobat menyiapkan dokumen yang diperlukan, umumnya seperti:

  • KTP pemilik usaha
  • NPWP (jika ada)
  • Surat izin usaha (jika diperlukan)
  • Nomor rekening aktif

2. Pilih Penyedia Jasa Pembayaran QRIS yang Berizin Bank Indonesia

Ini langkah krusial. Sobat harus memilih Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) atau aplikasi QRIS yang sudah berizin dan terdaftar resmi di Bank Indonesia. PJP inilah yang akan membantu Sobat dalam proses pendaftaran dan penggunaan QRIS.

Untuk memeriksa PJP apa saja yang aman digunakan, Sobat bisa memeriksanya di situs resmi Bank Indonesia di sini, lalu pilih kategori “QRIS”.

Beberapa contoh PJP yang umum dipakai UMKM antara lain aplikasi POS seperti POST, dompet digital atau e-wallet seperti OVO, DANA, dan ShopeePay, sampai bank besar seperti BCA, Mandiri, BNI, dan BRI.

3. Melakukan Pendaftaran

Kunjungi kantor PJP yang berizin Bank Indonesia atau mendaftar secara online melalui situs web PJP atau aplikasi QRIS tersebut. Setelahnya, lengkapi formulir dan unggah semua dokumen yang telah disiapkan.

4. Proses Verifikasi dan Aktivasi QRIS

Setelah pendaftaran dikirim, PJP akan memverifikasi data usaha Sobat. Proses ini biasanya memakan waktu 1 sampai 5 hari kerja tergantung penyedia.

Begitu lolos, Sobat akan mendapat kode QRIS unik untuk usaha, lengkap dengan akses username dan password untuk memantau transaksi dan laporan keuangan lewat aplikasi.

5. QRIS Siap Digunakan

Setelah semua proses pengisian formulir dan dokumen selesai, Sobat bisa mulai menggunakan QRIS dengan menampilkan kode QR di tempat pembayaran atau di dekat kasir toko. Tempatkan kode QR di lokasi yang mudah dilihat dan diakses oleh pembeli.

 

Baca Juga: 8 Cara Menggunakan AI, Panduan Lengkap untuk Pelaku UMKM!

 

Berapa Biaya QRIS untuk Usaha?

Ini pertanyaan yang paling sering diajukan pelaku UMKM. Kabar baiknya, biaya QRIS untuk UMKM akan semakin ringan!

Sebagai informasi awal, dalam transaksi QRIS ada biaya jasa yang disebut Merchant Discount Rate (MDR). Biaya ini ditanggung oleh pelaku usaha dan tidak boleh dibayar oleh konsumen.

Terkait itu, mulai 1 Oktober 2026, BI memperluas kebijakan MDR QRIS 0 persen untuk seluruh kategori merchant berupa pembebasan biaya berlaku untuk transaksi hingga Rp100.000.

Khusus pelaku usaha mikro (UMi), fasilitas MDR 0% ini bahkan berlaku lebih luas, yaitu untuk transaksi sampai dengan Rp500.000!

Untuk informasi lebih jelasnya seperti rincian berikut.

1. Kategori Usaha Mikro (UMi)

  • Nilai transaksi sampai dengan Rp500.000 tidak dikenakan biaya MDR 0% alias gratis.
  • Nilai transaksi melewati Rp500.000 berlaku potongan MDR 0,3%.

2. Kategori Usaha Kecil, Menengah, dan Besar (UKE/UME/UBE)

  • Transaksi dengan nilai maksimal Rp100.000 tidak dikenakan biaya MDR 0% alias gratis.
  • Nilai transaksi melewati Rp100.000 dikenakan potongan MDR 0,7%.

Satu hal penting yang perlu Sobat tahu, biaya ini sepenuhnya jadi tanggungan pelaku usaha dan tidak boleh dibebankan kepada konsumen.

Artinya, jika ada penjual yang menambahkan biaya MDR ke nominal transaksi, hal ini sudah menyalahi aturan resmi BI.

Kalau Sobat baru mulai menerapkan transaksi digital ini, siapkan perangkat yang memadai seperti perangkat kasir yang lebih modern.

Butuh dana tambahan? Jangan ragu untuk menambah modal usaha di SMS Finance. Kamu bisa upgrade bisnis tanpa perlu menunggu tabungan modal terkumpul!

Tunggu apa lagi? Yuk bikin usahamu naik kelas dengan klik di sini!

 

FAQ – Pertanyaan Umum Terkait QRIS untuk UMKM

1. Apakah QRIS bisa membantu UMKM?

Ya, QRIS dapat membantu UMKM dalam hal transaksi, antara lain: 

  • Transaksi Lebih Mudah dan Cepat: proses pembayaran menjadi lebih praktis, cepat, dan tanpa kontak langsung dengan konsumen.
  • Transaksi Lebih Aman: Karena semua transaksi yang dilakukan secara digital, risiko menerima uang palsu juga bisa diminimalisir.
  • Mengurangi Penggunaan Uang Kecil: mengurangi penggunaan uang tunai dan kembalian dengan nominal kecil.
  • Pembukuan yang Lebih Mudah dan Rapi: QRIS secara otomatis mencatat transaksi pembayaran, jadi ini mempermudah pelaku usaha dalam proses pembukuan, termasuk saat memantau dan menganalisis setiap transaksi.

2. Bagaimana cara membuat QRIS untuk UMKM?

  1. Siapkan Dokumen: lengkapi dokumen yang diperlukan, umumnya seperti KTP pemilik usaha, NPWP (jika ada), Surat izin usaha (jika diperlukan), dan nomor rekening aktif.
  2. Pilih Penyedia Jasa Pembayaran QRIS yang Berizin Bank Indonesia: pilih Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) atau aplikasi QRIS yang sudah berizin dan terdaftar resmi di Bank Indonesia, seperti dompet digital atau e-wallet seperti OVO, DANA, dan ShopeePay atau bank besar seperti BCA, Mandiri, BNI, dan BRI.
  3. Melakukan Pendaftaran: kunjungi kantor PJP yang berizin Bank Indonesia atau mendaftar secara online melalui situs web PJP atau aplikasi QRIS tersebut. Setelahnya, lengkapi formulir dan unggah semua dokumen yang telah disiapkan.
  4. Proses Verifikasi dan Aktivasi QRIS: proses ini biasanya memakan waktu 1 sampai 5 hari kerja tergantung penyedia.
  5. QRIS Siap Digunakan: Setelah semua proses pengisian formulir dan dokumen selesai, kita bisa mulai menggunakan QRIS dengan menampilkan kode QR di tempat pembayaran atau di dekat kasir toko.

3. Berapa potongan QRIS untuk UMKM?

Mulai 1 Oktober 2026, kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) pada kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Besar menjadi 0% untuk transaksi maksimal Rp100.000, sedangkan selebihnya dipatok 0,7%.

Di sisi lain, untuk kategori usaha mikro nilai transaksi sampai Rp500.000 tidak dikenakan MDR sama sekali alias gratis, sedangkan lebih dari Rp500.000 dikenakan MDR sebesar 0,3%.

 

Baca Juga: Mau Usaha Laris? Ini 8 Tips Bisnis Kekinian yang Wajib Coba!

 

Sobat, menggunakan QRIS untuk usaha merupakan salah satu bentuk digitalisasi UMKM.

Dengan menggunakan QRIS, kita akan merasakan berbagai keuntungan mulai dari keamanan hingga kemudahan operasional. Oleh karena itu, QRIS menjadi pilihan cerdas untuk mendukung kesuksesan bisnis kamu di era digital ini.

Jika sudah menerapkan digitalisasi bagi UMKM Sobat, ini saatnya kamu lebih meningkatkan kinerja dan kualitas bisnis dengan mengajukan pembiayaan modal usaha di SMS Finance.

Pembiayaan multiguna di SMS Finance memberikan Sobat proses yang mudah, cepat, hingga bunga rendah mulai 0,7% flat per bulan!

Ayo tingkatkan kualitas UMKM kamu lebih baik lagi dengan klik di sini!

SMS Finance Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan