Login

Mau Usaha Laris? Ini Tips Bisnis Kekinian yang Wajib Coba!

30 Apr 2026

Tips bisnis kekinian agar usaha lebih berkembang dan up-to-date

Apa Inti Pembahasannya?

  • Tips bisnis kekinian yang paling penting mulai dari riset pasar, kompetitor, dan tren. Lalu, langsung dieksekusi lewat teknologi, media sosial, dan marketplace agar jangkauan makin luas dan penjualan lebih maksimal.
  • Tips bisnis kekinian bukan sekadar ikut tren, tapi soal strategi yang tepat. Gunakan teknologi seperti AI, aktif di media sosial, manfaatkan e-commerce, dan bangun branding yang kuat agar bisnis terlihat profesional dan lebih dipercaya pelanggan.
  • Tips bisnis kekinian yang bikin cuan terus ngalir adalah yang fokus pada pelanggan. Pahami kebutuhan mereka, berikan pengalaman terbaik, dan terus beradaptasi dengan tren agar bisnis tetap up-to-date dan punya pelanggan loyal!

 

Wajib Tahu: 6 Jenis Pembiayaan Modal Usaha UMKM, Pilih yang Sesuai!

 

Dengan semakin meningkatnya persaingan di dunia usaha, pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) didorong untuk melakukan strategi bisnis yang lebih segar dan kreatif, salah satunya dengan membuat bisnis kekinian.

Meskipun begitu, jangan sampai salah langkah! Bisnis kekinian bukan sekadar mengikuti tren. Kita juga harus mampu menciptakan inovasi yang membuat usaha semakin berkembang pesat.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pengusaha untuk mengikuti perubahan zaman dengan cerdas.

Jangan hanya mengikuti tren tanpa tahu tujuannya, tapi manfaatkan bisnis kekinian sebagai sarana untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan mengoptimalkan keuntungan.

Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan sebagai pengusaha untuk membuat bisnis lebih kekinian dan mendapatkan hasil maksimal? Yuk, simak tips-tips jitunya di bawah ini!

 

Apa Saja Tips Membuat Bisnis yang Kekinian?

1. Riset, Riset, dan Riset

Membuat bisnis kekinian berawal dari riset. Ini menjadi langkah penting dalam membangun usaha apapun.  

Dunia usaha bergerak cepat, teknologi terus berkembang, dan perilaku konsumen selalu berubah. Tanpa riset yang rutin, kita bisa ketinggalan tren bahkan kehilangan peluang besar.

Riset yang wajib dilakukan oleh pelaku UMKM:

  • Riset Pasar: Pahami siapa target konsumen, apa kebutuhan mereka, dan bagaimana perilaku belanja mereka. Sobat bisa manfaatkan survei sederhana lewat media sosial atau marketplace.
  • Riset Kompetitor: Amati apa yang dilakukan kompetitor, mulai dari harga, promo, hingga strategi pemasaran mereka. Ini bukan untuk meniru, tapi sebagai bahan evaluasi agar bisnismu punya nilai lebih.
  • Riset Tren Industri: Ikuti berita, data statistik, dan tren global yang berkaitan dengan bidang usaha kita. Beberapa sumber tepercaya untuk riset antara lain KataData, GoodStats, Snapcart, hingga laporan marketplace atau media bisnis di medsos.
  • Riset Teknologi: Teknologi berkembang cepat. Pelajari tren terbaru seperti penggunaan AI, sistem pembayaran digital, hingga tools pemasaran otomatis yang bisa meningkatkan efisiensi bisnismu.

Dengan rutin melakukan riset, Sobat bisa mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat, mengantisipasi perubahan pasar, dan selalu siap bersaing di era digital!

 

2. Gunakan Teknologi Terkini

Tips bisnis kekinian yang kedua adalah adaptif pada teknologi. Artinya, sebagai pelaku usaha kita harus up to date atau mengikuti perkembangan teknologi saat ini.

Contoh-contohnya seperti menggunakan media sosial, marketplace atau e-commerce, sampai AI. Semuanya bisa menjadi senjata ampuh untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha.

Contohnya, AI kini banyak digunakan oleh pelaku UMKM dalam berbagai aspek bisnis, seperti:

  • Membuat konten pemasaran atau media sosial
  • Mengelola customer support secara otomatis
  • Menganalisis feedback pelanggan
  • Membantu penjualan melalui chatbot

Penggunaan AI ini terbukti membantu sistem kerja karyawan. Mereka mengaku bekerja 80% lebih produktif dengan menggunakan teknologi tersebut.

Tidak hanya itu, kemudahan pembayaran seperti QRIS juga menjadi bukti digitalisasi UMKM yang semakin masif. Pada triwulan pertama 2025 saja, nilai transaksi QRIS meningkat sampai 26,8% dengan total Rp104 triliun!

Tips: Sebelum menggunakan aplikasi atau software tertentu, baca ulasan dari pelaku UMKM lain. Pastikan alat tersebut memang sesuai dengan kebutuhan bisnis kita.

 

3. Gunakan Media Sosial

Bisnis kekinian tak lepas dari kehadiran aktif di media sosial.

Saat ini, platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, sampai WhatsApp menjadi kanal utama untuk promosi, membangun brand image, hingga interaksi langsung dengan konsumen.

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk bisnis di media sosial, antara lain:

  • Buat postingan untuk menarik penjual dan meningkatkan brand awareness
  • Mengadakan polling atau survei untuk insight pelanggan
  • Menandai pelanggan setia atau mitra bisnis
  • Mengajak followers untuk menandai lokasi atau akun bisnis

Ingat, konsistensi adalah kunci. Usahakan kita aktif di media sosial secara rutin dan tetap menjaga karakter brand kamu di setiap unggahan.

 

Baca Juga: Ini 7 Ide Bisnis UMKM Penarik Cuan, Mana yang Paling Untung?

 

4. Masuk ke E-Commerce dan Marketplace

Tips bisnis kekinian selanjutnya masih berkaitan dengan platform digital, yaitu e-commerce dan marketplace.

Karena pandemi pada tahun 2020 lalu, minat belanja online meningkat. Tren ini pun masih terus berlanjut sampai sekarang.

Faktanya, menurut survei We Are Social yang dilaporkan Databoks, Indonesia termasuk ke salah satu 10 negara terbesar yang paling sering belanja online.

Oleh karena itu, marketplace menjadi kanal utama penjualan, khususnya bagi UMKM. Menurut survei, ini lima marketplace terpopuler di Indonesia:

  1. Shopee
  2. TikTok Shop
  3. Tokopedia
  4. Lazada
  5. Blibli

Tips agar penggunaan marketplace ini lebih optimal, kita harus memaksimalkan fitur-fitur platform tersebut, seperti promo, live streaming, dan program loyalitas pelanggan.

Live streaming yang ada di Shopee, TikTok, hingga Facebook adalah strategi digital marketing yang efektif untuk berinteraksi langsung dengan konsumen dan memahami kebutuhan pasar.

Dengan cara ini, kita juga bisa menjangkau pelanggan baru, meningkatkan brand awareness, dan lebih hemat biaya karena dilakukan secara online.

 

5. Bangun Identitas Brand dengan Logo yang Menarik

Tips bisnis kekinian selanjutnya adalah membuat logo perusahaan.

Logo bukan sekadar gambar yang kita pasang di profil media sosial atau marketplace usaha. Ini adalah wajah dari usaha milik kita.

Logo yang sederhana, mudah diingat, dan mewakili nilai brand akan membuat usaha kita terlihat lebih profesional dan dipercaya pelanggan.

Beberapa prinsip dalam membuat logo yang efektif antara lain:

  • Hindari menggunakan banyak warna
  • Pilih font yang mudah dibaca
  • Logo harus tetap terlihat bagus dalam versi hitam putih
  • Pastikan logo tampil baik di website, media sosial, dan kemasan produk

Jika tidak memiliki keahlian desain, kita dapat menggunakan jasa desainer profesional atau tools pembuat logo online yang kini semakin canggih.

 

Baca Juga: Ini Pentingnya Logo untuk Bisnis: Investasi Kecil, Dampak Besar!

 

6. Gunakan Video sebagai Alat Promosi

Konten video sangat disukai audiens masa kini, terutama dengan adanya platform media sosial Instagram dan TikTok.

Untuk tips bisnis kekinian ini, kita bisa membuat video sederhana menggunakan smartphone, lalu mengunggahnya ke TikTok, Instagram Reels, atau YouTube Shorts.

Ide konten video yang bisa kamu buat sendiri antara lain:

  • Tutorial penggunaan produk
  • Proses pembuatan produk
  • Cerita di balik bisnis
  • Testimoni pelanggan
  • Video perayaan atau promo spesial

Kualitas visual dalam video memang penting, tapi ingatlah untuk selalu mengutamakan keaslian dan pesan yang ingin kamu sampaikan.

Tambahkan call-to-action di akhir video untuk mendorong penonton melakukan sesuatu, misalnya yang berbunyi "Beli sekarang!" atau "Follow kami untuk info diskon”.

 

7. Fokus pada Produk dan Proses Berkelanjutan

Kesadaran akan menjaga lingkungan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan sebanyak 78% konsumen beranggapan aksi keberlanjutan untuk melindungi lingkungan sangatlah penting.

Ini pun sudah menjadi salah satu tren selama beberapa tahun terakhir di Indonesia. Kini masyarakat lebih sering membawa botol minuman sendiri dan memakai kantung belanja.

Akhirnya, ini pun menjadi tips bisnis kekinian yang dapat kita manfaatkan. Beberapa cara penerapannya dalam bisnis ini antara lain:

  • Gunakan bahan ramah lingkungan, seperti cassava bag atau kardus daur ulang
  • Kurangi penggunaan plastik sekali pakai
  • Tawarkan produk refill
  • Optimalkan proses produksi untuk mengurangi limbah

Selain memberikan dampak positif pada lingkungan, langkah ini juga bisa membedakan brand kamu dari kompetitor.

 

Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Brand Awareness agar UMKM Naik Kelas

 

8. Perhatikan dan Penuhi Ekspektasi Pelanggan

Tips bisnis kekinian yang terakhir berkaitan dengan pelanggan kita sendiri.

Sobat, pelanggan bukan sekadar pembeli. Sebagus apapun strategi bisnis kekinian yang kita terapkan, semuanya akan kembali ke satu hal utama: pelanggan.

Pelanggan adalah nyawa dari setiap usaha, baik UMKM maupun perusahaan besar. Itulah mengapa sangat penting bagi kita untuk memahami keinginan pelanggan, apa yang mereka harapkan, dan bagaimana cara memenuhi ekspektasi itu.

Di era digital seperti sekarang, pelanggan tidak hanya melihat produk yang dijual, tapi juga pengalaman mereka saat berinteraksi dengan brand, mulai dari cara kita membalas chat, kecepatan respon, kualitas layanan, hingga kemudahan transaksi.

Tips bisnis untuk memahami pelanggan:

  • Gunakan fitur polling atau pertanyaan di media sosial untuk mendapat insight langsung dari mereka.
  • Buat survei kepuasan pelanggan secara berkala.
  • Analisis komentar dan ulasan di marketplace atau e-commerce.
  • Gunakan AI atau chatbot seperti ChatGPT untuk membaca pola pertanyaan pelanggan untuk meningkatkan pelayanan.

Pelanggan yang merasa puas dan dihargai cenderung akan kembali membeli. Bahkan, diminta mereka akan dengan senang hati merekomendasikan produkmu ke orang lain.

Di sinilah kekuatan marketing dari mulut ke mulut masih sangat relevan, terutama untuk pelaku UMKM.

Ingat, bisnis kekinian adalah bisnis yang responsif dan siap tanggap pada perubahan perilaku konsumennya. Hadapi kritik dan saran dengan lapang dada karena hal itulah yang membuat bisnis kita menjadi lebih baik lagi!

 

FAQ — Pertanyaan Umum Terkait Tips Bisnis Kekinian

1. Apa bisnis yang cocok untuk anak muda?

Ide-ide usaha yang cocok untuk anak muda atau pemula antara lain:

  • Makanan dan minuman ringan
  • Dropshipper
  • Reseller
  • Kerajinan tangan
  • Franchise atau waralaba

2. Usaha apa yang tidak ada matinya?

Ide usaha yang tidak ada matinya adalah jenis bisnis yang memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti seperti jualan makanan dan minuman ringan, sembako, galon isi ulang, dan laundry kiloan.

3. Apa saja ide bisnis kreatif?

Ide-ide usaha kreatif kerajinan tangan antara lain:

  • Aksesoris (gelang, kalung, cincin, anting-anting, gantungan kunci, strap phone dan kacamata, bag chain)
  • Anyaman (keranjang, tikar, hiasan dinding)
  • Dekorasi rumah
  • Lilin aromaterapi
  • Kerajinan rajut (selimut, topi, tas, pakaian)
  • Kerajinan dari limbah kertas (keranjang, tatakan gelas, tas)

 

Baca Juga: Pinjaman Modal Usaha: 5 Tanda Bisnis Kamu Butuh Dana Tambahan

 

Sobat, memulai dan mempertahankan bisnis di era digital bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan mengikuti perkembangan, pelaku UMKM bisa bertahan bahkan berkembang lebih pesat.

Ingat, bisnis kekinian bukan hanya soal ikut tren, tapi bagaimana kamu bisa mengintegrasikan inovasi ke dalam identitas brand kamu secara otentik.

Sudah saatnya UMKM naik kelas. Dengan strategi yang tepat dan langkah konkret, kamu bisa membawa bisnismu ke level berikutnya!

Butuh dana untuk meningkatkan penjualan bisnis? Ajukan pembiayaan modal usaha ke SMS Finance sekarang juga!

Mau upgrade logo, kemasan, atau produksi produk baru? Semuanya bisa! Dengan jaminan BPKB mobil, kamu bisa mendapat modal yang bikin usaha makin naik kelas. Proses mudah, cepat, dan bunga rendah mulai dari 0,7% flat per bulan!

Yuk, raih cuan lebih banyak di bisnismu dengan klik di sini!

SMS Finance Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan