Login

Penting! Ini Basic Skill yang Harus Dimiliki Pengusaha

07 Jul 2026

Basic skill yang harus diterapkan pengusaha

Apa Inti Pembahasannya?

  • Basic skill yang harus dimiliki pengusaha seperti leadership, literasi keuangan, komunikasi, hingga adaptasi adalah fondasi utama dalam menjalankan usaha seperti UMKM, karena tanpa kemampuan dasar ini bisnis bisa sulit berkembang meskipun idenya bagus.
  • Basic skill membantu pelaku UMKM mengambil keputusan lebih tepat, mengelola modal usaha dengan bijak, membangun relasi bisnis, serta menjaga operasional tetap stabil di tengah persaingan.
  • Kunci suksesnya ada pada konsistensi mengasah kemampuan dasar seperti manajemen waktu, problem solving, dan negosiasi melalui pelatihan, mentor, komunitas, dan tools digital agar bisnis tetap relevan dan bertumbuh.

 

Wajib Tahu: Update! 5 Tren Bisnis 2026 untuk UMKM Agar Tak Kalah Saing

 

Merintis usaha seperti UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) bukan hanya tentang modal dan ide bisnis, tapi juga basic skill atau kemampuan dasar yang harus kita kuasai lebih dulu!

Sebagai informasi, basic skill adalah keterampilan dasar yang menjadi fondasi seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan atau aktivitas tertentu secara efektif.

Di era persaingan bisnis yang semakin ketat, penguasaan kemampuan dasar ini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Tanpa menguasai keterampilan dasar ini, peluang agar bisnis berkembang bisa terhambat, meskipun ide usahanya sangat menjanjikan.

Lalu, basic skill apa saja yang perlu kita miliki saat merintis usaha ini? Yuk, scroll untuk kita bahas bersama!

 

10 Basic Skill yang Harus Dimiliki Pengusaha

1. Leadership atau Kepemimpinan

Salah satu basic skill yang harus dimiliki pengusaha adalah leadership atau kepemimpinan.

Kepemimpinan bukan hanya soal memberi instruksi atau perintah kepada tim, tetapi kemampuan untuk mengarahkan, menginspirasi, dan menjaga orang-orang di dalam bisnis tetap bergerak ke tujuan yang sama.

Pengusaha yang punya jiwa kepemimpinan mampu untuk:

  • mengambil keputusan penting dengan lebih tegas
  • membangun kepercayaan dalam tim
  • menjaga semangat kerja karyawan
  • menciptakan budaya kerja yang sehat

Dalam usaha masih kecil seperti UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), leadership mungkin terlihat sederhana.

Namun, saat bisnis mulai berkembang dan tim mulai bertambah, kemampuan memimpin menjadi sangat penting.

Tanpa kepemimpinan yang baik, operasional bisa mudah kacau dan arah bisnis jadi tidak jelas.

2. Melek Literasi Keuangan

Keuangan adalah fondasi usaha. Kita sebagai pengusaha perlu tahu cara mengelola uang masuk dan keluar, membaca kondisi bisnis, serta merencanakan anggaran dengan realistis.

Sayangnya, basic skill ini sering diabaikan. Dari 64 juta unit usaha mikro di Indonesia saja, 64% dimiliki dan dikelola oleh perempuan yang tingkat literasi keuangannya masih di bawah laki-laki. 

Selain itu, kini banyak usaha yang mempunyai produk bagus, tetapi sulit berkembang karena pengelolaan keuangan yang berantakan.

Minimal, pelaku usaha perlu memahami beberapa hal berikut:

  • cara membuat anggaran
  • cara mengelola arus kas
  • cara membaca laporan keuangan sederhana
  • cara menghitung margin keuntungan

Bagi pelaku UMKM, literasi keuangan sangat penting supaya keputusan bisnis tidak hanya berdasarkan “feeling” atau perasaan saja.

Misalnya, saat ingin ekspansi, menambah stok, atau membeli alat produksi, semuanya harus dihitung matang berdasarkan data keuangan.

Hal ini juga penting agar kita tahu saat yang tepat untuk mengajukan pembiayaan modal usaha dan bagaimana menggunakannya secara sehat.

Untuk pilihan pembiayaan modal usaha, Sobat bisa melakukan pengajuan di SMS Finance. Sobat tak perlu sampai menjual kendaraan, cukup jadikan BPKB mobil sebagai jaminan untuk mendapat tambahan dana dengan proses yang mudah dan cepat!

Tunggu apa lagi? Ayo upgrade usaha kamu dengan tambahan dana dengan klik di sini!

3. Kemampuan Berkomunikasi

Sebagai pelaku usaha, kita harus bisa menjadi komunikator yang jelas.

Kemampuan ini dibutuhkan hampir di semua sisi bisnis, mulai dari menjelaskan produk ke pelanggan, memberi arahan ke tim, sampai membangun hubungan dengan mitra usaha.

Komunikasi yang baik membantu pengusaha untuk:

  • menyampaikan visi bisnis dengan jelas
  • menjelaskan nilai produk atau jasa secara meyakinkan
  • menangani komplain pelanggan dengan tenang
  • dan menjaga kerja sama tetap berjalan lancar

Sobat, komunikasi bukan hanya soal berbicara. Kita juga harus bisa mendengarkan.

Kadang, masukan dari pelanggan, karyawan, atau partner justru menjadi pintu untuk memperbaiki bisnis. Karena itu, kemampuan berbicara dan mendengar harus berjalan seimbang.

4. Networking atau Jaringan

Dalam dunia usaha, jaringan punya peran besar. Networking membantu kita membuka akses ke peluang baru, seperti kerja sama, pemasok, pelanggan, mentor, sampai calon investor.

Itulah sebabnya networking termasuk basic skill yang sangat berharga.

Pengusaha yang aktif membangun relasi biasanya punya peluang lebih besar untuk:

  • menemukan partner bisnis
  • belajar dari pengalaman orang lain
  • mendapatkan informasi pasar lebih cepat
  • dan membuka peluang kolaborasi yang menguntungkan

Dalam segi UMKM, networking tidak harus selalu formal. Kita bisa memulai dari komunitas bisnis lokal, forum pelaku usaha, pameran, media sosial, sampai lingkaran pelanggan sendiri.

Semakin luas jaringan yang dibangun, semakin besar peluang usaha kita untuk berkembang.

5. Manajemen Waktu

Waktu adalah aset yang sangat penting dalam bisnis. Banyak pengusaha, terutama yang baru merintis, selalu sibuk tetapi hasilnya tidak maksimal.

Ini biasanya terjadi karena manajemen waktunya belum tertata. Dengan pandai mengelola waktu, kita akan terbantu untuk:

  • fokus pada pekerjaan yang paling penting
  • membedakan tugas mendesak dan tugas prioritas
  • mengurangi multitasking yang tidak efektif
  • dan menjaga keseimbangan antara kerja dan kehidupan pribadi

Bagi pelaku UMKM yang sering merangkap banyak peran sekaligus, manajemen waktu menjadi kunci agar kita tidak cepat lelah dan burnout.

Penggunaan tools sederhana seperti kalender digital, to-do list, atau aplikasi manajemen tugas (Trello, Google Calendar, atau Asana) juga bisa sangat membantu.

6. Berpikir Kreatif

Kreativitas bukan hanya penting dalam dunia seni.

Dalam bisnis, kreativitas sangat dibutuhkan untuk melihat peluang, menemukan ide baru, dan menghadirkan sesuatu yang berbeda dari kompetitor.

Pengusaha yang kreatif biasanya lebih mudah dalam:

  • menciptakan produk atau layanan baru
  • merancang promosi yang lebih menarik
  • memecahkan masalah dengan cara yang tidak biasa
  • menyesuaikan diri dengan perubahan tren pasar

Bisnis yang kreatif, baik dari segi pemasaran sampai produk biasanya lebih mudah diingat oleh konsumen.

Untuk UMKM, kreativitas bisa muncul dari hal-hal sederhana, seperti inovasi kemasan, cara komunikasi brand, layanan pelanggan, atau strategi promosi yang lebih dekat dengan target pasar.

7. Problem Solving

Dalam bisnis, masalah selalu ada. Mulai dari penjualan turun, stok bermasalah, tim tidak kompak, sampai pelanggan komplain.

Karena itu, problem solving atau cara pemecahan masalah adalah salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha.

Dengan problem solving, kita sebagai pelaku usaha mampu untuk:

  • membaca situasi dengan tenang
  • menemukan akar masalah
  • mempertimbangkan beberapa opsi solusi
  • mengambil langkah yang paling masuk akal

Pengusaha yang kuat dalam problem solving biasanya tidak mudah panik. Mereka akan fokus mencari jalan keluar, bukan terjebak terlalu lama pada masalahnya.

Skill ini sangat penting, terutama saat usaha sedang tumbuh atau menghadapi masa sulit.

8. Kemampuan Negosiasi

Negosiasi adalah bagian dari aktivitas bisnis sehari-hari. Pengusaha bernegosiasi dengan supplier, pelanggan, partner, pemilik tempat usaha, hingga pihak pembiayaan.

Kesimpulannya, kemampuan ini sangat menentukan kualitas keputusan bisnis.

Namun, negosiasi yang baik bukan berarti harus selalu menang sendiri. Justru yang dicari adalah hasil yang adil dan menguntungkan kedua belah pihak.

Dengan pandai bernegosiasi, ada hal-hal yang bisa dapatkan seperti:

  • harga beli yang lebih efisien
  • membuat kesepakatan kerja sama yang sehat
  • menghindari keputusan yang merugikan usaha
  • menjaga hubungan bisnis tetap baik dalam jangka panjang

Bagi pengusaha, negosiasi yang matang bisa memberi dampak langsung pada efisiensi biaya dan keberlanjutan usaha. Jadi, in basic skill yang harus bisa diterapkan.

9. Mental Tahan Banting

Menjadi pengusaha berarti siap menghadapi tekanan. Tidak semua rencana berjalan mulus dan tidak semua keputusan langsung memberi hasil.

Oleh karena itu, mental tahan banting menjadi salah satu basic skill yang harus dimiliki pengusaha.

Mental yang kuat membantu pengusaha untuk:

  • tetap tenang saat menghadapi masalah
  • tidak mudah menyerah ketika penjualan turun
  • belajar dari kegagalan
  • tetap rasional saat mengambil keputusan penting

Pengusaha yang punya ketahanan mental biasanya lebih stabil dalam menghadapi naik-turun bisnis.

Mereka paham bahwa tantangan adalah bagian dari proses, bukan alasan untuk berhenti. Ini sangat penting bagi pelaku UMKM yang sering harus bergerak dengan sumber daya terbatas.

10. Adaptif

Dunia bisnis terus berubah. Perilaku konsumen berubah, teknologi berkembang, pola belanja bergeser, dan kompetitor juga terus bergerak.

Artinya, kemampuan beradaptasi menjadi penentu apakah bisnis bisa bertahan atau tertinggal. Apapun kondisinya, sebagai pelaku usaha kita perlu menyesuaikan diri dengan perubahan dan situasi yang ada.

Dengan mampu beradaptasi, kita sebagai pengusaha dapat:

  • mengikuti perubahan pasar
  • memanfaatkan teknologi baru
  • mengubah strategi saat kondisi tidak lagi relevan
  • dan menangkap peluang dari tren yang sedang berkembang

Contoh paling mudah dari basic skill in terlihat pada banyak UMKM yang awalnya hanya mengandalkan penjualan offline, tapi mereka berhasil berkembang setelah masuk ke marketplace, media sosial, atau kanal digital lainnya.

Kemampuan beradaptasi seperti ini sangat penting agar usaha tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

 

Baca Juga: Ini 7 Tantangan UMKM di Era Modern, Kenali Masalah dan Solusinya!

 

Bagaimana Cara Mengasah Basic Skill Ini?

Basic skill tidak harus dimiliki sejak awal. Semua bisa dipelajari dan dikembangkan seiring waktu.

Hasilnya memang tak instan, tapi ada beberapa cara efektif untuk mengasah kemampuan dasar di atas. Apa sajakah itu?

1. Ikut Pelatihan dan Sertifikasi

Ikuti kursus atau pelatihan yang relevan dengan dunia usaha, seperti:

  • Manajemen keuangan bisnis
  • Strategi pemasaran digital
  • Leadership dan komunikasi

Kini banyak kelas pelatihan yang diadakan secara online, baik gratis maupun berbayar, seperti di platform media sosial hingga yang lokal.

2. Cari Mentor

Belajar langsung dari orang yang sudah berpengalaman adalah cara tercepat agar kita bisa belajar dan mengasah basic skill yang dibutuhkan.

Mentor bisa membantu:

  • Memberi pandangan objektif
  • Menjadi tempat bertanya saat menghadapi tantangan
  • Memberi motivasi dan arahan

Catatan: cari mentor yang berasal dari industri yang sama agar lebih relevan!

3. Gabung Komunitas Pengusaha

Gabung dengan komunitas pengusaha seperti pelaku UMKM agar bisa belajar dari pengalaman orang lain. Ini memberikan kita kesempatan untuk:

  • Bertukar pengalaman
  • Belajar dari cerita sukses dan kegagalan orang lain
  • Mendapat akses ke informasi dan peluang bisnis

Kita dapat menemukan komunitas ini baik secara offline maupun online di media sosial, misalnya di saluran WhatsApp hingga grup Facebook.

4. Ikuti Workshop dan Seminar

Workshop atau seminar akan membuka wawasan tentang tren terbaru, strategi bisnis, dan teknologi yang bisa diterapkan untuk bisnis.

Acara seperti ini juga tempat yang baik untuk networking atau menambah relasi dengan sesama pengusaha untuk bertukar pengalaman dan mendapat insight baru.

Untuk mencari informasi seputar workshop dan seminar ini, kamu bisa memeriksa  Kadin, dinas koperasi, inkubator bisnis setempat, dan tentunya media sosial.

5. Baca Buku dan Dengarkan Podcast

Jika waktu terbatas, melatih basic skill ini juga bisa lewat buku atau podcast.

Ini lebih fleksibel karena kita bisa melakukannya di mana saja, termasuk rumah. Kita bisa memesan buku secara online atau mendengarkan podcast di YouTube.

Riset tentang judul-judul buku hingga podcast terbaik untuk mengasah kemampuan dasar kita di bidang bisnis ini. Kamu pun bisa menanyakan rekomendasi ke sesama pengusaha.

6. Gunakan Tools Digital

Selain membaca buku atau mendengar podcast, kita juga bisa menggunakan aplikasi atau software untuk melatih basic skill kita dalam berbisnis.

Rekomendasi aplikasi digital untuk berbisnis antara lain:

  • Trello atau Asana untuk manajemen proyek dan delegasi
  • Google Calendar untuk time management
  • QuickBooks atau BukuKas untuk pengelolaan keuangan UMKM
  • Canva untuk membuat desain konten promosi

 

FAQ - Pertanyaan Umum Terkait Basic Skill yang Wajib Dimiliki Pengusaha

1. Apa itu basic skill?

Basic skill adalah keterampilan dasar yang menjadi fondasi seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan atau aktivitas tertentu secara efektif. Dalam kontens bisnis atau pengusaha, hal ini dibutuhkan agar usaha bisa berjalan dengan baik dan berkembang.

2. Apa skill atau kemampuan yang harus dimiliki pengusaha?

  • Leadership (kepemimpinan)
  • Melek literasi keuangan
  • Komunikasi
  • Networking atau jaringan
  • Manajemen waktu
  • Berpikir kreatif
  • Problem solving
  • Kemampuan negosiasi
  • Mental tahan banting
  • Adaptif atau pandai beradaptasi

3. Jika jualan sepi, apa yang harus dilakukan?

  • Cari tahu penyebab
  • Rilis atau upgrade produk baru
  • Evaluasi nilai produk yang sudah ada
  • Tawarkan promosi khusus atau diskon
  • Meningkatkan pengalaman pelanggan (customer experience)

Untuk tata cara lebih lengkap untuk mengatasi masalah usaha yang sedang sepi, klik artikel berikut ini!

 

Baca Juga: Perhatikan 7 Hal Ini Sebelum Ajukan Pinjaman dengan Jaminan BPKB Mobil

 

Menjadi pengusaha bukan hanya soal modal atau ide, tetapi juga keterampilan dasar yang kuat.

Basic skill adalah fondasi penting untuk membangun bisnis yang kuat dan tahan banting. Dengan menguasainya, pengusaha seperti pelaku UMKM bisa terbantu untuk mengelola bisnis dengan lebih efektif.

Jangan ragu untuk terus belajar, berkembang, sekaligus mencari dukungan seperti mengajukan pembiayaan modal usaha ke SMS Finance agar bisnis kamu naik kelas.

Ingin nambah stok dagang sampai upgrade produk? Bisa! Dengan BPKB mobil sebagai jaminan, dapatkan modal usaha yang bikin bisnismu makin cuan!

Tunggu apa lagi? Wujudkan bisnis impianmu dengan klik di sini!

SMS Finance Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan